JUMAT , 15 DESEMBER 2017

NA Bakal “Mendua” di Pilpres

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 16 Oktober 2017 11:43
NA Bakal “Mendua” di Pilpres

Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, pada posisi yang dilematis. Resmi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ia harus berkomitmen untuk memenangkan Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti.

Di sisi lain, jika Nurdin Abdullah (NA) juga berhasil mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra, iapun diwajibkan untuk memenangkan Prabowo Subianto di pilpres. Diketahui, PDIP yang merupakan partai besutan Megawati Soekarno Putri merupakan rival politik Prabowo, dan keduanya sangat sulit disatukan.

Menurut Pakar Politik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono, untuk saat ini NA baru aman mengendarai PDIP di pilgub. Sementara untuk partai lain, NA masih harus menunggu kepastian dari masing-masing DPP parpol.

“Yang baru terang-terangan ke Prof (NA) kan PDIP. Kebetulan sikap DPP dan PDIP Sulsel, sama. Gerindra masih seperti PAN, yang mana ada perbedaan sikap antara DPPnya dengan DPW/DPD nya,” ungkap Arief, Minggu (15/10) kemarin.

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa melihat apakah PDIP dan Gerindra akan satu kanal di Pilgub Sulsel. Kecuali, ada pernyataan resmi dari Prabowo tidak jadi maju sebagai capres.

“Terkait polemik masing-masing jagoan parpol di pilpres yang memberatkan NA, masih harus menunggu kepastian dari parpol yang bersangkutan seperti Gerindra,” ujarnya.

Arief menilai, kondisi perpolitikan di Pilgub Sulsel terbilang masih cair dan dapat berubah sewaktu-waktu. Bahkan, hal yang kadang tidak terpikirkan dapat terjadi dan mengubah konstalasi politik.


div>