JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

NA Buka Festival Forum Kawasan Timur Indonesia Ke-8

Reporter:

Al Amin Malliuri

Editor:

Iskanto

Kamis , 25 Oktober 2018 08:40
NA Buka Festival Forum Kawasan Timur Indonesia Ke-8

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (NA), membuka Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (KTI) ke-8, di Four Points by Sheraton, Makassar, Rabu (24/10).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (NA), membuka Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (KTI) ke-8, di Four Points by Sheraton, Makassar, Rabu (24/10). Kegiatan ini akan berlangsung pada 24-25 Oktober 2018.

NA bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI Yusran Laitupa, Ketua Pokja Forum KTI Winarni Monoarfa dan Wakil Duta Besar Australia Allaster Cox, membuka kegiatan ini yang ditandai dengan pemukulan gendang.

Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Lokal dan Berkelanjutan” ini, juga diselipkan hening cipta untuk mendoakan seluruh korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi (Sulteng) beberapa waktu lalu.

Perhelatan ini mengangkat lima inisiatif lokal yang dinilai mengangkat unsur-unsur mendasar yang diperlukan dalam pembangunan berkelanjutan. Diantaraya inisiatif lokal yang disebut Praktik Cerdas tersebut berasal dari Kalaodi – Tidore, Mollo Utara, Manado, Makassar, Papua dan Papua Barat serta mengajak seluruh peserta untuk merayakan kemajuan dari upaya-upaya yang telah dilakukan, bertukar solusi, bertukar informasi, dan memperluas jaringan untuk dapat meningkatkan capaian dan mengembangkan inovasi.

“Hari ini tentu Sulsel mendapat Rahmat, karena pertemuan ini ditempatkan dan terlaksana di Makassar,” kata Nurdin Abdullah.

NA menyebutkan, kegiatan ini merupakan bentuk upaya untuk kemajuan kawasan timur Indonesia. BaKTI juga dinilainya, konsisten melaksanakan forum ini dan diharapkan berperan dalam mempercepat pembangunan di KTI.

“Kami juga berterima kasih pada Menteri PUPR dan Presiden. Sulsel dengan keunggulan pertanian dengan hadirnya bendungan Karalloe dan Baliase serta potensi airnya. Bendungan ini akan mempercepat pembangunan di Sulsel. Demikian juga trans Sulawesi yang akan diselesaikan hingga Sulawesi Barat,” paparnya.

Yusran Laitupa selaku Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI, dalam sambutannya, menyatakan pelaksanaan kegiatan ini dalam suasana yang berbeda karena pasca gempa di Lombok dan Sulteng. Ia pun menyampaikan rasa duka dan empati.

Yusran menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan oleh BaKTI ini menghadirkan tiga kegiatan utama, yakni, Panggung Inspiratif, Galeri Informasi dan Side Events. Sejauh ini telah dihadiri oleh lebih 600 orang peserta.

“Tujuan Festival Forum KTI VIII adalah berbagi solusi pembangunan, praktik cerdas, pengalaman, dan pembelajaran dari berbagai kegiatan dan program pembangunan yang dilaksanakan di berbagai daerah,” sebutnya.

Sementara, Wakil Duta Besar Australia, Allaster Cox, mengatakan Australia bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk menangani persoalan-persoalan di Indonesia timur.

“Saya mendorong Pemprov bisa terus bekerjasama dengan kami, khususnya dalam masalah pendidikan dan kesehatan serta stunting,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah organisasi yang telah lama menjalin kerjasama dengan Australia sebagai mitra. (*)


div>