SENIN , 20 AGUSTUS 2018

NA Janji Ekspor Nikel, Faktanya Tidak

Reporter:

Al Amin - Jejeth

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 05 Mei 2018 16:01
NA Janji Ekspor Nikel, Faktanya Tidak

Tidak ada aktifitas di kawasan smelter Kabupaten Bantaeng. Foto: Jejeth/RakyatSulsel

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Pabrik smelter di Bantaeng dijanjikan segera berproduksi, ekspor perdana pada 5 Mei 2018. Masyarakat bakal diundang menyaksikan.  Inilah janji Nurdin Abdullah (NA) disaksikan publik dalam debat kandidat II Pilgub Sulsel yang disiarkan live oleh Metro TV,  Kamis (19/4/2018) lalu.

Bagaimana faktanya? undangan menghadiri ekspor perdana yang dijanjikan NA tak kunjung beredar hingga Jum’at (4/5/2018). Lokasi pabrik smelter PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia di Desa Papanloe, Kecamatan Pa’jukukang, Bantaeng, masih sepi aktivitas.

Jurnalis dari berbagai media melakukan kunjungan ke lokasi pabrik PT Huadi Nickel, Jum’at kemarin, tidak ada aktivitas berarti, kecuali keberadaan empat petugas security yang berjaga di pintu masuk area pabrik.

“Maaf pak, tamu dilarang masuk. Tidak ada yang boleh masuk,” ujar salah seorang petugas security. “Kita lihat saja Sabtu besok,” tambah petugas menjawab tujuan jurnalis yang bermaksud meliput persiapan  rencana ekspor nikel.

Belum ada tenda, spanduk dan  atau umbul-umbul yang kerap dipersiapkan dalam kegiatan lounching biasanya. Pelabuhan yang terletak di depan bangunan smelter juga sepi. Kecuali sebuah kontainer dan perahu nelayan yang sandar, tepat di samping dermaga.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng, Syamsuri, mengatakan belum ada kejelasan jadwal terkait ekpor perdana nikel produksi PT Huadi.

“Kemungkinan tidak jadi besok, tapi akan dijadwal ulang,” katanya kepada wartawan, Jumat kemarin.

Bupati Banteng non aktif yang juga calon Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah semula menjanjikan akan mengundang masyarakat untuk menyaksikan ekspor nikel perdana di Bantaeng pada 5 Mei hari ini.

“Kami undang anda semua untuk menghadiri launching perdana ekspor nikel di Bantaeng pada tanggal 5 Mei 2018,” ucap NA dalam dua kali kesempatan dalam kegiatan debat kandidat II Pilgub Sulsel.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Provinsi Sulsel, AM Yamin, meragukan bakal ada ekpor nikel di Bantaeng pada 5 Mei 2018.

Laporan terkini, kata dia, disebutkan bahwa progres di area pabrik untuk sementara sekadar tahap konstruksi.

“Kami tidak menerima laporan akan adanya aktifitas tambang nikel di sana, apalagi ekspor,” tulis AM Yamin melalui pesan Whats App (WA) kepada wartawan. “Izinnya sudah lama, ditembuskan ke Dinas ESDM. Senin depan, ada staf ke Bantaeng untuk dicek akvitas di lapangan,” tambah AM Yamin. (*)


div>