KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

NA Sebut Dirjen Otda Tak Berwenang Tetapkan Jadwal Pelantikan

Reporter:

Al Amin Malliuri

Editor:

Iskanto

Rabu , 17 Oktober 2018 08:00
NA Sebut Dirjen Otda Tak Berwenang Tetapkan Jadwal Pelantikan

Nurdin Abdullah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jadwal pelantikan kepala daerah (Kada) tahap kedua hingga kini belum ada kejelasan pasti. Namun berdasarkan informasi yang beredar jika jadwal itu telah berubah dari rencana awal 20 Desember. Namun oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), jadwal tersebut diubah menjadi 30 Oktober.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) mengatakan, pihaknya belum mendapat pemberitahuan jika jadwal pelantikan tahap kedua dimajukan.

Diapun bersikukuh tetap mengikuti acuan atau jadwal semula yang sudah dikirimkan Kemendagri soal jadwal pelantikan kepala daerah tahap II yang diagendakan 20 Desember mendatang.

Malah, secara terang-terangan, Nurdin menyindir Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono yang dinilai terlalu berlebihan dalam persoalan ini.

“Bukan Dirjen Otoda Kemendagri yang menentukan jadwal pelantikan tapi gubernur,” ungkapnya di Kantor BPK, Selasa (16/10).

Dia menegaskan, penentuan jadwal pelantikan kepala daerah untuk kabupaten/kota hasil Pilkada menjadi kewenangan gubernur. “Mendagri itu hanya keluarkan SK, kita yang menjadwalkan. Jangan ngomong di koran dibuat tertulis dong tentang pelantikan,” ujar NA.

Mantan bupati Bantaeng ini menyebutkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat dari Kemendagri terkait jadwal pelantikan tahap dua yang diajukan dari Desember ke bulan Oktober ini.

Pemprov Sulsel juga belum menerima SK dua kepala daerah yang akan dilantik untuk tahap dua ini. Dua daerah itu adalah Kabupaten Enrekang dan Kota Parepare. “SK juga belum ada, kalau ini sudah ada, kita koordinasikan dengan Kemendagri. Kalau ada izin kita lantik,” jelasnya.

Sebelumnya, Dirjen Otda Kemendagri Sumarsono mengemukakan pelantikan tahap kedua rencananya akan digelar 30 Oktober mendatang. Dua kepala daerah dan wakilnya yang akan dilantik adalah Wali kota dan Wakil Wali Kota Parepare Taufan Pawe- Pangerang Rahim serta Bupati dan Wakil Bupati Enrekang Muslimin Bando-Asman. (*)


div>