SENIN , 15 OKTOBER 2018

NasDem Butuh Tandem

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 05 April 2017 09:46
NasDem Butuh Tandem

int

Partai NasDem sangat gregetan mempersiapkan diri menuju sukses Pilkada 2018. Soliditas pengurus terbangun, sayap partai pun makin melebar.

PENULIS : Sofyan Basri

Rusdi Masse menjadi figur luar biasa di balik loncatan performa NasDem di Sulsel saat ini. Mantan wakil bendahara DPD I Golkar Sulsel ini, mampu membawa perubahan signifikan dalam pembenahan parpol bertagline restorasi Indonesia tersebut.

Perolehan kursi di DPRD Sulsel memang masih membutuhkan kongsi politik dengan parpol lain untuk memenuhi syarat pengusungan paslon di Pilgub Sulsel.

Demikian halnya di Pilkada 12 Kabupaten/Kota di Sulsel pada 2018. Raihan kursi NasDem di legislatif tergolong belum aman. Itu karena persentase suara berdasarkan perolehan kursi, hanya berkisar 2 sampai 17 persen.

Siapa saja jagoan NasDem di Pilgub dan Pilkada Kabupaten/Kota, Rusdi Masse paling patut diperhitungkan sebagai kader internal yang mewacana di bursa bakal calon gubernur/wakil gubernur. Kader NasDem lainnya yang mewacana adalah Akbar Faizal dan Lutfy A Mutti.

Di pentas Pilgub, partai besutan Surya Paloh ini, disebut-sebut memiliki kedekatan emosional dengan Ichsan Yasin Limpo. Tak heran jika IYL masuk sebagai figur eksternal yang berpeluang diusung NasDem di Pilgub Sulsel mendatang. Di kancah Pilkada Kabupaten/Kota pada 2018, NasDem terpotret paling serius menyiapkan figur dan memanaskan mesin politiknya. Keterbatasan kursi di legislatif, boleh jadi bukan problem serius bagi parpol berlambang rotasi biru ini.

Sukses memenangkan Pilkada Takalar, menjadi sinyal awal NasDem menuju sukses Pilkada 2018. Paket Syamsari Kitta-Achmad Dg Se’re yang diusung koalisi NasDem-PKS, mampu menumbangkan incumbent yang justru diusung koalisi parpol papan atas.

Ketua Bidang Media Partai NasDem, Arum Spink, mengatakan, era kepemimpinan Rusdi Masse banyak diwarnai dengan bergabungnya figur-figur berpengaruh di daerah. Sebutlah Walikota Palopo Judas Amir, Wagub Enrekang Amiruddin, Wawali Parepare Faisal A Sapada, Wabup Bantaeng M Yasin, Wabup Sinjai Andi Fajar Yanwar, dan Wabup Wajo Andi Syahrir Kube Dauda. Jadi bukan tidak mungkin, nama-nama tersebut akan diusung NasDem di Pilkada 2018. “Jika masyarakat menginginkan, maka berpeluang diusung NasDem. Kami punya mekanisme dan akan mengusung figur yang paling diinginkan masyarakat,” ujar Pipink, sapaan Arum Spink, Selasa (4/4).

[NEXT-RASUL]

Soal Pilgub, Pipink menyebutkan bahwa NasDem sejauh ini belum menentukan sikap. “DPC dan organisasi sayap NasDem kompak mendorong RMS maju di Pilgub,” beber anggota DPRD Sulsel ini.

Sementara itu, Pakar Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Luhur Prianto mengatakan Partai NasDem adalah salah satu partai yang melakukan manuver politik yang cepat. Menurutnya, hal tersebut membuat Partai NasDem menjadi salah satu partai yang diperhitungkan pada Pilkada dan Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

“Saya kira kemampuan Partai NasDem melakukan konsolidasi internal yang cepat dan massif adalah suatu kelebihan yang menjadikannya sebagai salah satu partai yang cukup disegani,” kata Luhur.

Ia menambahkan, kemenangan Partai NasDem pada Pilkada Takalar lalu juga akan membuatnya dilirik oleh kandidat yang akan maju pada Pilkada. “Menumbangkan usungan Partai Golkar di Pilkada Takalar lalu menjadikan Partai NasDem sebagai salah satu partai penantang serius di Pilkada 2018 mendatang,” jelasnya.

Menurut Luhur, Partai NasDem ditangan Rusdi Masse mampu menyatukan faksi yang pernah ada. “Hebatnya lagi, Pak Rusdi Masse ini mampu menyatukan seluruh faksi yang pernah ada di internal Partai NasDem. Sehingga hal ini membuat manuver NasDem meninggalkan Partai Demokrat dan Partai Gerindra sebagai partai nomor dua di Sulsel setelah Partai Golkar,” terangnya.

Khusus untuk Pilgub, Luhur meyakini Partai NasDem akan merapat pada klan Yasin Limpo. “Secara tradisional Pak Rusdi ini masih menjadikan Pak Syahrul sebagai tokoh politiknya, dan secara kedekatan emosional pun dekat dengan Pak Syahrul. Oleh karena itu, Partai NasDem dalam mengusung calon di Pilgub tidak akan jauh dari klan Yasin Limpo,” pungkasnya. (D)

 


div>