SENIN , 17 DESEMBER 2018

NasDem Cari ‘Vote Getter’, Dokter Spesialis Anak Populer ini Masuk Bacaleg

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Selasa , 17 Juli 2018 17:00
NasDem Cari ‘Vote Getter’, Dokter Spesialis Anak Populer ini Masuk Bacaleg

DR dr Bob Wahyudin, SpA. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pantai NasDem salah satu partai paling getol mencari “vote getter” (pengumpul suara), hampir di semua tingkatan partasi besutan Surya Paloh ini memiliki bacaleg kuat dan populer.

Terbaru, pertarungan di Dapil Makassar A untuk provinsi Sulawesi Selatan, NasDem ikut mendaftarkan dokter spesialis anak cukup terkenal di Makassar yakni, DR dr Bob Wahyudin, SpA (Konsultan).

Bob Wahyudin terdaftar sebagai bacaleg nomor urut 9 di Partai NasDem bersama nama-nama populer lainnya seperti Andi Rahmatika Dewi, Ketua NasDem Kota Makassar (nomor 1), Rizka Mulfiati Rerindo (Mantu Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo) dan Abd Haris Hody, (Ketua Perusda Sulsel). Dokter spesialis anak cukup populer di Makassar ini diyakini memiliki komunitas sendiri khususnya kalangan ibu-ibu rumah tangga yang sering berinteraksi dengannya.

“Itu sudah menjadi kebijakan Nasdem di semua tingkatan. Wajar jika banyak pesohor dan orang-orang populer mencalonkan diri di NasDem,” kata Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse.

Di level nasional, NasDem juga mendaftarkan mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Dapil 2 Sulsel. Di daerah lain ada mantan juara tinju dunia Chris Jhon yang mencalonkan diri di Jawa Tengah. Ada juga model cantik Manohara Pinot, Okky Asokawati, dan Kristina.

Manohara Odelia Pinot adalah artis dan model Indonesia berdarah campuran Amerika Serikat dan Bugis. Sedangkan Kristina merupakan penyanyi dangdut Indonesia kelahiran Jakarta. Adapun Okky Asokawati adalah bintang sinetron serta pembawa acara televisi yang juga pernah menjadi anggota DPR pada 2009 lalu lewat PPP.

Sementara itu, dimintai komentar soal pencalonannya Dokter Bob Wahyuddin mengatakan, namanya diusulkan masuk bacaleg tak lepas dari pertemanan salah seorang pengurus partai di Kota Makassar.

“Saya ini diajak saja. Awalnya saya tidak serius, dan menganggap itu ajakan iseng, tapi setelah lihat visi dan misi Partai NasDem memang bagus. Saya akhirnya Bismillah dan siap dicalonkan,” kata Dokter Bob.

Dokter Bob menambahkan, dirinya merasa terpanggil masuk parlemen karena melihat daerah ini masih kurang sentuhan terhadap peran peningkatan kesehatan keluarga, padahal keluarga adalah lingkungan dimana anak sejak pertama dilahirkan.

“Saya ini dokter sekaligus praktisi dan tahu betul kondisi di lapangan. Mungkin di situ poinnya, mengapa saya tertarik berpolitik. Bagi saya melalui politiklah bisa memberi kontribusi secara ril terhadap peningkatan derajat kesehatan keluarga. Tentu saja dengan melahirkan kebijakan-kebijakan pro kesehatan. Dan itu hanya bisa digodok di parlemen,” kata dokter yang memilih mundur dari statusnya sebagai PNS ini.

Selain isu kesehatan keluarga, alasan lain, tak kalah menarik kata dia cita-cita memberi ide dan gagasan untuk partai, untuk politik dan Indonesia.

“Partai politik itu harus diisi kaum intelektual karena kaum intelektual itu bekerja dengan ide dan gagasan. Gagasan dan ide itu akan terwujud jika kita berada di ranah politik praktis,” pungkas dokter alumni Unhas ini. (*)


div>