KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

NasDem Minta Caleg Taati Aturan KPU

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Iskanto

Senin , 22 Oktober 2018 09:45
NasDem Minta Caleg Taati Aturan KPU

Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Saharuddin Alrif

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Seluruh Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai NasDem wajib menaati aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Untuk menjaga nama baik partai, mereka diminta melakukan kampanye positif.

Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Saharuddin Alrif, mengatakan, semua Caleg NasDem di berbagai tingkatan kabupaten kota hingga provinsi, agar tetap menaati aturan KPU saat melakukan kampanye di Daerah Pemilihan (Dapil) masing -masing.

“Sekarang karena sudah masuk tahapan kampanye 2019, kami meminta Caleg NasDem mengikuti rel aturan regulasi yang sudah disiapkan,” kata Sahar, Minggu (21/10).

Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menuturkan, DPP sudah menginstruksikan seluruh jajaran Caleg mengikuti aturan KPU yang berlaku. Kader juga diminta, jangan sama sekali melakukan pelanggaran karena akan mencederai nama baik partai.

“Kalau aturan dan apa yang telah ditetapkan itu dilanggar, itu tidak bagus juga buat partai,” ujarnya.

Bagi Caleg yang masih aktif di jajaran DPRD, untuk tetap menjalankan tugas kampanye, dan tidak memanfaatkan masa reses untuk kampanye. Mengingat, reses menggunakan uang negara, sedangkan kampanye dibiayai sendiri oleh Caleg.
“Harus dibedakan mana tahapan kampanye, mana agenda reses,” tegasnya.

Dalam proses politik dan persiapan Pemilu 2019 ini, pihaknya turun ke masyarakat dan melakukan pendekatan dengan metode komprehensif.

Sementara, salah satu Caleg DPRD Provinsi Sulsel asal Partai NasDem Dapil 1 Makassar A, dr Bob Wahyudin, telah meminta kepada tim dan relawannya agar memperhatikan surat edaran Pemkot Makassar terkait pelarangan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di 18 titik ruas jalan di Makassar.

Pelarangan memasang APK di tempat ibadah maupun halamannya, rumah sakit (pelayanan kesehatan), gedung fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan bebas hambatan (tol), sarana dan prasarana publik maupun pepohonan harus ditaati.

“Kita taati hukum, saya sangat sepakat dengan aturan ini. Saya katakan kami siap taati,” tegasnya. (*)


div>