MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Nasib PBB – PKPI di Tangan Bawaslu

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 19 Februari 2018 11:15
Nasib PBB – PKPI di Tangan Bawaslu

Logo Bawaslu. (ist)

– Lagi, Tak Lolos Verifikasi Parpol Peserta Pemilu

MAKASSAR, RAKYATSULSEl.COM – Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), tidak lolos verifikasi parpol peserta Pemilu 2019.

Sebelumnya, PBB dan PKPI saat awal penetapan Pemilu 2014 juga dinyatakan tidak lolos. Kemudian, dua partai ini mengajukan gugatan ke pengadilan hingga akhirnya berhasil menjadi partai peserta Pemilu 2014.

Ketua KPU RI, Arif Budiman, mengungkapkan, PBB tidak berhasil memenuhi batas minimal 75 persen syarat untuk tingkat kabupaten/kota di 34 provinsi yang ada di Indonesia. Adapun PBB tidak memenuhi syarat di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sedangkan, hasil rekapitulasi verifikasi PKPI tidak berhasil memenuhi batas minimal 75 persen pada kabupaten/kota di 34 provinsi. Adapun PKPI tidak berhasil memenuhi syarat di tiga provinsi. Yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Penetapan berdasarkan hasil penelitian administrasi dan rekapitulasi nasional verifikasi faktual secara nasional,” kata Arif, akhir pekan lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW PBB Sulsel, Badaruddin, mengatakan, PBB tidak lolos verifikasi hanya di Papua Barat. Itupun, hanya karena jarak yang terlalu jauh, sehingga saat verifikasi parpol, enam kadernya terlambat tiba di lokasi.

“Kami juga bingung. Berdasarkan berita acara yang ada di Papua Barat, PBB lolos verifikasi. Tidak tau kenapa, di pusat PBB dinyatakan tidak lolos,” kata Badaruddin, Minggu (18/2) kemarin.

DPP PBB, menurut Badaruddin, akan kembali melakukan mediasi melalui Bawaslu, mengapa partai tersebut dinyatakan tidak lolos oleh KPU. Ia berharap, keputusan KPU tersebut bisa berubah.

“DPP akan ke Bawaslu untuk melakukan mediasi. Semoga bisa selesai, karena kami anggap ada kesalahan penafsiran,” harapnya.

Terpisah, Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin, mengatakan, PKPI masih menunggu tindak lanjut dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN). Ia optimistis PKPI bisa ikut berkompetisi pada Pemilu 2019 mendatang.

“Kepada semua kader PKPI untuk tenang menunggu keputusan akhir dari Bawaslu RI. Kami sangat yakin dan optimistis, PKPI lolos sebagai peserta Pemilu nanti,” ujarnya.
Suzanna mengungkapkan, secara data yang dilaporkan dari semua kabupaten kota di Sulsel, telah memenuhi syarat.

Hanya, di wilayah Jawa Barat serta Jawa Timur, ada pengurus PKPI belum terdaftar di Sipol resmi KPU sehingga dijadikan sebagai bukti menggugurkan PKPI sebagai peserta pemilu.

“Hanya persoalan laporan di Sipol. Rekan kami dari Jawa lambat memasukkan data. Tapi secara fakta, semua yang diserahkan memenuhi syarat. Ini yang kami perjuangkan,” bebernya.

Diketahui, KPU resmi mengumumkan rekapitulasi nasional hasil verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2019.

Dari 16 parpol yang diverifikasi, KPU RI resmi menetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019. Antara lain, PAN, PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKS, NasDem, PPP, Berkarya, Demokrat, Partai Garuda, Hanura, PKB, Perindo, dan PSI. (*)

 


div>