JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Negara Hukum, GMTD Tegaskan Tidak Serobot Lahan Warga

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Sabtu , 01 September 2018 16:01
Negara Hukum, GMTD Tegaskan Tidak Serobot Lahan Warga

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PT GMTD Tbk membantah jika telah melakukan penyerobotan lahan warga di Kecamatan Mariso.

Humas GMTD, Hasrul mengatakan, PT GMTD sebagai perusahaan terbuka selalu menjunjung tinggi hukum. Sehingga yang bukan hak dari GMTD tidak mungkin akan diakui GMTD.

“Terkait persoalan warga di Mariso, dapat kami sampaikan bahwa itu hanya bentuk kekuatiran warga saja. Karena lokasi perumahan warga bukan/diluar lokasi yang saat ini GMTD sedang perjuangkan haknya di dalam objek lahan putusan TUN no 86/2017 melainkan persoalan hukum GMTD dengan suatu perusahaan bukan dengan warga Mariso,” ujar Hasrul.

Meski demikian, kata Hasrul, GMTD tetap membuka diri dengan warga Mariso untuk tetap berkomunikasi agar kesalahpahaman dan kekuatiran warga tidak disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Sebelumnya, sejumlah warga mendatangi DPRD Makassar. Warga mengadukan GMTD yang dibduga telah melakukan penyerobotan lahan.

Salah seorang warga, Irfan mengatakan, awalnya lahan yang sudah ditempati selama bertahun-tahun merupakan laut yang ditimbung oleh warga secara gotong royong kemudian dibangun rumah dan kebutuhan warga lainnya.

“Dulunya itu laut yang digarap oleh warga. Warga kemudian mendapat alas hak berupa surat garapan dari pemerintah saat itu. Dan ada yang ditingkatkan statusnya ke sertifikat,” ujar Ifran saat mengadu ke dewan.

Akan tetapi kata Irfan, secara tiba-tiba Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) mengeluarkan putusan nomor 86/G/2017/TUN Mks yang membatalkan sejumlah alas hak dan sertifikat warga yang telah dikeluarkan oleh BPN. (*)


Tag
  • GMTD
  •  
    div>