MINGGU , 21 JANUARI 2018

Negara Rugi Rp17 Miliar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 22 Mei 2017 10:45
Negara Rugi Rp17 Miliar

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin mengumumkan hasil audit kerugian negara kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Berdasarkan hitungan lembaga audit Badan Pemerimsaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel, lahan seluas 150 hektar tersebut merugikan negara Rp17 miliar.

“Kerugian negara penjualan lahan di desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar yaitu 17.348.419.000,” ujar Salahuddin diberitakan Rakyat Sulsel, Senin (22/5).

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka Camat Mangarabombang Kabupaten Takalar, Muh Noer Uthary, Kepala Desa Laikang, Sila Laidi dan Sekretaris Desa Laikang, Risno Siswanto.

Kini ketiga tersangka telah masuk dalam proses tahap penuntutan dan segera akan menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Khusus tersangka Risno Siswanto, baru-baru ini, penyidik menambah masa penahanannya. “Masa penahanan salah satu tersangka dalam kasus ini, telah diperpanjang,” ujar Salahuddin.

Masa penahanan tersangka telah diperpanjang selama 30 hari ke depan. Perpanjangan masa penahanan kali ini merupakan yang terakhir, sehingga JPU harus mengupayakan merampungkan berkasnya sebelum masa penahanan tersangka berakhir.

“JPU kini sedang berupaya untuk mempercepat perampungan berkas tersangka. Agar segera mungkin dilimpahkan ke pengadilan,” kata Salahuddin. (***)


div>