MINGGU , 21 OKTOBER 2018

NEKAD! Pencuri Ini Pecah Kaca Mobil di Depan Markas TNI AD

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 25 April 2016 13:23
NEKAD! Pencuri Ini Pecah Kaca Mobil di Depan Markas TNI AD

Rakyat Kalbar/JawaPos.com Rakyat Kalbar/JawaPos/RakyatSulsel.com Pelaku pecah kaca mempraktikan aksi kejahatannya di depan Markas Datasemen Intel Kodam

RakyatSulsel.com — Apa yang dilakukan Burhan punya nyali tinggi. Bapak empat anak super nekat memecahkan kaca mobil Toyota Avanza hitam nopol KB 1286 HT, Minggu (24/4).  Pelaku mengambil tas di dalamnya.

Pasalnya, mobil itu terparkir di depan toko lampu Oriental tepat di seberang Markas Datasemen Intel Kodam (Den Inteldam) XII Tanjungpura, Jalan Sudirman, Pontianak Kota.

Pria 53 tahun ini mengaku terpaksa memecahkan kaca mobil dan mengambil tas di dalamnya.

“Saya butuh uang untuk biaya operasi jantung anak saya yang masih berusia setahun lebih. Operasinya di Rumah Sakit Jakarta,” kelit Burhan dengan wajah yang berlumuran darah.

Aksi yang dilakukan Burhan ini terbilang nekat dan tanpa memikirkan resiko. Selain beraksi di depan salah satu Markas TNI AD, ia juga beraksi di siang bolong, sekitar pukul 12.35. Aksi warga Gang Belibis, Jalan Hos Cokro Aminoto, Pontianak Kota inipun dengan mudah diketahui.

Dia ditangkap anggota Den Inteldam. Lucunya, tas milik anak Edi Susanto yang diambil Burhan, ternyata hanya berisikan buku tulis pelajaran. “Nekat Bang, butuh tambahan uang. Tapi tadi tas itu isinya cuma buku. Bingung saya mau cari uang kemana, malu kalau mau pinjam lagi ke keluarga,” katanya.

[NEXT-RASUL]

Meski alasan sama juga diberikan kepada anggota Den Inteldam yang menangkapnya, Burhan tetap diringkus. Jajaran Den Inteldam menghubungi bebarapa anggota Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar untuk menyerahkan tersangka.

“Kasus ini kita serahkan ke Polda Kalbar. Polisi yang lebih berwenang. Kita sifatnya mengamankan saja,” jelas Letkol Inf Muhammad Ibnu Subroto, Komandan Detasemen Intel Kodam XII Tanjungpura.

Diceritakan Ibnu, penangkapan Burhan berawal saat anggota piket mendengar suara pecahan kaca. Disusul suara alaram mobil. Begitu dilihat, rupanya tersangka telah memecahkan kaca.

“Anggota saya mengintai dulu dan melihat dia mundur, karena terkejut mendengar alaram itu. Eh tahunya, dia maju lagi untuk mengambil tas dalam mobil itu. Anggota pun langsung melompat dari pos mengejar dia,” cerita Ibnu.

Ibnu menjelaskan, saat dilakukan pengejaran dari pos menuju lokasi kejadian, jaraknya sekitar 25 meter. Burhan berusaha kabur dengan sepeda motor. Beruntung, sepeda motor itu susah menyala.

Meski tertangkap tangan merusak dan mencuri, Burhan bersikeras tak mengakui perbuatannya. Dia bahkan nyaris adu jotos dengan anggota Den Inteldam. “Sempat terjadi perkelahian,” cetus Ibnu.

[NEXT-RASUL]

Hasil pemeriksaan sementara, Burhan memecahkan kaca itu menggunakan baut sepanjang 15 centimeter. Rupanya, Burhan ini resedivis kambuhan yang keluar masuk penjara, sehingga pengakuan dan alasan Burhan tak mudah diterima.

“Tersangka ini pernah beraksi mencuri di daerah Singkawang dan Mempawah. Dia pun baru keluar penjara. Ini yang ketiga kalinya,” jelas Ibnu. (oxa/yuz/JPG)


Tag
div>