RABU , 21 NOVEMBER 2018

NH – Aziz Bisa Saling Melengkapi

Reporter:

Editor:

dedi

Minggu , 26 Maret 2017 16:04
NH – Aziz Bisa Saling Melengkapi

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wacana duet Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar untuk maju berpasangan di Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Ini tergambarkan jika perhelatan politik lima tahunan sekali itu bakal berlangsung ketat.

Pasalnya, selain Nurdin-Aziz, terlebih dahulu ada Nurdin Abdullah yang semakin sehati dengan Tanribali Lamo.

Begitu juga Ichsan Yasin Limpo (IYL) bakal segera menetapkan pasangannya setelah melakukan survei dalam waktu dekat.

Nama lainnya yang juga menguat maju, yakni Agus Arifin Nu’mang. Dikabarkan, wakil gubernur Sulsel itu sedang menjajaki beberapa nama calon pendamping, termasuk membangun komunikasi ke beberapa parpol untuk dijadikan partai pengusung.

Konsultan Politik dari Jaringan Suara Indonesia (JSI) Arif Saleh mengatakan, figur-figur yang menguat bakal bertarung di pilgub dinilai punya kemampuan mumpuni. Baik dari segi ketokohan maupun jaringan.

“Kalau nama-nama di atas sampai maju berhadapan, maka dipastikan Pilgub Sulsel akan berjalan ketat. Mereka punya kemampuan dan basis yang bisa dimanfaatkan mendongkrak keterpilihannya,” ujar Arif Saleh.

Mengenai pernyataan NH yang mengklaim sudah deal berpasangan dengan Aziz, Arif menyebut jika paket itu bisa saling melengkapi, baik diukur dari latar belakang keduanya, maupun pendekatan faktor geopolitik.

[NEXT-RASUL]

“Meskipun masih sebatas klaim, tetapi jika keduanya maju berpasangan maka duet ini patut diwaspadai oleh siapapun lawan-lawannya di pilgub. Mereka bisa saling melengkapi,” tambah Arif yang lembaganya belum lama ini sukses mengantarkan Wahidin Halim-Andika sebagai pemenang di Pilgub Banten 2017.

Arif menambahkan, bila NH benar bisa meyakinkan Aziz menjadi pasangannya, maka politikus Partai Golkar itu tergolong cekatan dalam melakukan pendekatan politik. Alasannya, untuk figur seperti Aziz yang punya basis suara yang riil, tidak mudah diyakinkan agar maju kembali di pilgub.

“Aziz itu punya basis suara yang riil. Malah kalau saat ini kita ukur keterpilihan masing-masing figur di survei, sebenarnya Aziz masih di atas dibanding NH. Tetapi disinilah kematangan dan kecerdikan NH dalam membangun komunikasi Politik, sekaligus mampu meyakinkan Aziz,” jelasnya.

Selain itu, dengan pengumuman lebih cepat maju berpasangan, maka bisa memberi banyak waktu kepada kedua figur ini untuk menyolidkan, serta menyatukan kekuatannya masing-masing hingga ditingkatan grassroot.


div>