SENIN , 23 JULI 2018

NH Klaim Unggul Berdasarkan Real Count

Reporter:

Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 28 Juni 2018 11:30
NH Klaim Unggul Berdasarkan Real Count

NH-Aziz. ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), merilis hasil perhitungan nyata alias real count versi C1 atau rekapitulasi surat suara per TPS pada Pilgub Sulsel 2018, Rabu (27/6) pukul 21.00 WITA. perhitungan suara yang masuk mencapai 70 persen dan NH-Aziz memimpin sementara dibandingkan tiga pesaingnya.

Berdasarkan data dari Golkar dan Satgassus NH-Aziz, NH-Aziz memimpin sementara dengan meraup 33,persen. Disusul pasangan nomor urut tiga Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) sebesar 32,2 persen, pasangan nomor urut empat IYL-Cakka sebesar 27,8 persen dan pasangan nomor urut dua Agus-TBL sebesar 6,6 persen.

“Kami sampaikan hasil sementara rekapitulasi C1 Golkar yang dikirim oleh teman-teman saksi dari 24 kabupaten/kota. Hasilnya NH-Aziz unggul sementara. Keunggulan kami bahkan meliputi 14 kabupaten/kota,” kata Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai, saat mengggelar konferensi pers di kediaman NH, Kota Makassar, Rabu (27/6).

Menurut Risman, perjuangan belum berakhir. Olehnya itu, seluruh simpul pemenangan, khususnya saksi-saksi di TPS tetap militan mengawal surat suara. Jangan mau ‘dibeli’ karena pihaknya mengendus adanya upaya mengubah suara NH-Aziz. Terlebih, sudah ada hasil hitung cepat atau quick count dari beberapa lembaga survei yang mengunggulkan kandidat tertentu.

Risman melanjutkan, penghitungan C1 alias real count terus berlangsung hingga sekarang. Bila tidak ada aral melintang, hasil real count sudah bisa diketahui hari ini Kamis (28/6).

Risman mengatakan, pihaknya menghargai hasil quick count yang mengunggulkan lawan, tapi itu bukan hasil final. Hasil final ada pada keputusan KPU yang mengacu pada real count atau penghitungan C1.

“Kami menunggu hasil KPU. Kami harap pejuang NH Aziz dan Golkar untuk tetap menjaga solidaritas. Jangan terpengaruh. Kami menghargai quick count yg dilakukan lembaga surve, tapi hasil tersebut bukan keputusan final dan tidak berkekuatan hukum tetap,” pungkasnya. (*)


div>