SELASA , 11 DESEMBER 2018

Nikah di Pilgub, Cerai di Pilbup Enrekang

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 20 September 2017 11:30
Nikah di Pilgub, Cerai di Pilbup Enrekang

Ilustrasi. Karikatur (Doc.RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Partai Golkar dan NasDem dipastikan menyatu di Pilgub Sulsel. Itu setelah NasDem resmi mengusung pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

Penyerahan rekomendasi partai besutan Surya Paloh itu kepada pasangan NH-Aziz dilakukan di Ballroom Phinisi Hotel Grand Clarion Makassar, Kamis (14/9) lalu.
Namun kemesraan NasDem dan Golkar tidak akan berlaku di Pilkada Enrekang. Kedua partai itu ngotot mendorong kader intenalnya. Golkar dengan Muslimin Bando (MB) dan NasDem dengan Amiruddin.

Golkar sedikit diunggulkan karena memiliki tujuh kursi di DPRD Enrekang. Tanpa harus koalisi dengan parpol lain, Golkar sudah bisa mengusung calon. Sementara NasDem yang hanya memiliki tiga kursi, masih butuh tiga kursi lagi untuk memenuhi persyaratan KPU.

Ketua Bappilu Golkar Sulsel, Kadir Halid mengatakan, Golkar sudah memastikan mengusung Muslimin Bando di Pilkada Enrekang.

Untuk wakil, kata Kadir, pihak DPP menunggu kepastian dari petahana MB. “Hingga saat ini pak MB belum sodorkan nama wakil, jadi kita belum tahu koalisi dengan partai mana,” ujarnya, Selasa (19/9).

Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada MB terkait pasangannya. “Kita serahkan sepenuhnya kepada kandidat melakukan komunikasi, baik terkait wakil ataupun komunikasi ke parpol,” katanya.

Soal kemungkinan “bercerai” dengan NasDem, Kadir Halid tidak membantah hal tersebut. Meski demikian kata dia, peluang paket MB dengan Amiruddin bisa saja terjadi. “Golkar selalu bersama dengan NasDem. Kemungkinan bisa saja paket,” tuturnya.


div>