SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Nikolaus Beni Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Akun Facebook Palsu Ridwan Andi Wittiri

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Selasa , 28 Agustus 2018 16:16
Nikolaus Beni Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Akun Facebook Palsu Ridwan Andi Wittiri

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDI Perjuangan Sulsel, Nikolaus Beni, meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan akun Facebook palsu mengatasnamakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sulsel, Ridwan Andi Wittiri yang dibuat oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Andi Ridwan Wittiri sepengetahuan saya tidak pernah minta pulsa kepada siapapun bahkan beliau yang suka bagi-bagi uang lulsa kepada kader-kadernya dan juga kepada masyarakat yang beliau kenal,” ujarnya.

Menurut Nikolaus, target pelaku pembuat akun palsu ini adalah ingin mendapatkan pulsa gratis dari kader partai yang ada di Sulsel yang menduduki jabatan sebagai petugas partai di SulSel.

“Seperti anggota DPRD, bupati dan wakil bupati usungan partai di Sulsel,” jelas.

Sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ridwan Andi Wittiri berang dengan akun Facebook palsu yang mengatasnamakan dirinya.

Pasalnya, akun paslu itu gencar meneror pengguna Facebook lainnya untuk meminta pulsa. Dalam aksinya, akun ini menghubungi kerabat, teman dekat, saudara, bahkan orang asing untuk dimintakan pulsa.

Awalnya pelaku dengan sopan mengucapkan salam. Kemudian pelaku menyampaikan niatnya untuk minta dibantu diisikan pulsa Rp200 ribu dengan dua nomor berbeda.

“Bisa minta tolong isiin pulsa…sewaktu dicek pulsanya ternyata kosong…soalnya disini ga ada yang jual pulsa telkomsel…mau diisi pulsa dari m-banking sedang jaringan gangguan…soalnya ini yang mau dihubungi penting…jadi bagaimana bisa di isiin pulsanya…ntar diganti uang pulsanya…tolong ya,” tulis pelaku.

“081260223289..081361179345…masing2 isi 200 ribu…nanti kirim nomor reknya…secepatnya diganti uang pulsanya…langsung di save nomornya…Tolong ya,” tambah pelaku. (*)


div>