RABU , 21 NOVEMBER 2018

Nilai Ekspor Impor Menurun

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Selasa , 16 Oktober 2018 10:20
Nilai Ekspor Impor Menurun

ANDRI SAPUTRA/RAKYATSULSEL PENURUNAN EKSPOR DAN IMPOR. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulsel, Yos Rudiansyah,(kiri) bersama Kepala Bidang Statistik Distribusi, Akmal (kanan) menjelaskan perkembangan Ekspor dan Impor bulan September 2018, menurun 5,78 persen dibandingkan pada bulan Agustus 2018 yang mencapai 99,55 persen, di BPS, Jl H Bau Makassar, Senin (15/10).

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel merilis perkembangan nilai ekspor dan impor Sulsel pada September 2018.

Hasilnya, nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulsel pada bulan September 2018 mencapai US$ 93,80 juta, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 5,78 persen dibanding nilai ekspor bulan Agustus 2018 yang mencapai US$ 99,55 juta.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengatakan, meski mengalami penurunan, capaian September 2018 mengalami peningkatan sebesar 15,28 persen dibandingkan bulan September tahun 2017 yang hanya mencapai US$ 80,98 Juta.

“Meski mengalami penurunan dibanding bulan Agustus 2018, jika dibandingkan bulan yang sama tahun lalu mengalami peningkatan 15,28 persen,” ujarnya, di Kantor BPS Sulsel, Senin (15/10).

Adapun komoditas yang mendominasi ekspor bulan September 2018 yakni nikel dengan nilai sebesar US$ 58,91 juta, disusul komoditas biji-bijian berminyak dan tanaman obat sebesar US$ 11,54 juta, kayu dan barang dari kayu sebesar US$ 3,90 juta, lak, getah, dan damar sebesar US$ 3,61 juta.

“Kalau dibanding Agustus 2018 komoditas nikel mengalami penurunan sebesar 11,72 persen, sementara komoditas yang lainnya mengalami peningkatan,” katanya.

Negara tujuan ekspor Sulsel pada September 2018 yakni Jepang dengan nilai sebesar US$ 62,45 juta atau 66,58 persen, disusul Tiongkok dengan nilai US$ 19,53 juta atau 20,82 persen, Amerika Serikat dengan nilai US$ 3,93 juta atau 4,19 persen, dan Australia dengan nilai US$ 1,71 juta atau 1,82 persen dari total nilai ekspor Sulsel.

“Dibandingkan dengan Agustus 2018 nilai ekspor ke Jepang turun sebesar 11,06 persen, nilai ekspor ke Tiongkok naik sebesar 34,90 persen, nilai ekspor ke Amerika Serikat meningkat sebesar 1231,12 persen dan nilai ekspor ke Australia menurun sebesar 1,62 persen. Jika dibandingkan dengan bulan September 2017 maka nilai ekspor ke Jepang mengalami peningkatan 0,70 persen, nilai ekspor ke Tiongkok meningkat sebesar 98,29 persen, dan nilai ekspor ke Amerika Serikat meningkat sebesar 28,79 persen dan nilai ekspor ke Australia meningkat 73,42 persen,” bebernya.

Hal yang sama juga terjadi pada nilai impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Sulsel, bulan September 2018 tercatat mencapai US$ 101,38 juta dibanding nilai impor bulan Agustus 2018 mencapai US$ 106,30 juta, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 4,63 persen. Impor yang melalui pelabuhan Malili juga menurun sebesar 39,53 persen. (*)


div>