KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Nobar Film 22 Menit Bersama Paskibraka, Kapolres Maros Ajak Generasi Muda Lawan Terorisme

Reporter:

Iqbal

Editor:

Lukman

Senin , 23 Juli 2018 22:00
Nobar Film 22 Menit Bersama Paskibraka, Kapolres Maros Ajak Generasi Muda Lawan Terorisme

Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard Andrians bersama Paskibraka Maros saat nobar film 22 Menit.

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Keluarga Besar Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Maros, yang terdiri dari Unsur Pelatih, Pembina, Pendamping dan Purna Paskibraka serta calon Paskibraka 2018 Kabupaten Maros terlihat memenuhi bioskop untuk nonton bareng film berjudul 22 Menit di Studio 21 Transmart Daya Makassar, Senin 23 Juli 2018.

Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard Andrians didampingi Iptu Hamzah (Kasi Propam), Ipda ilham Yuliani (Kanit Turjawali Sat Lantas), serta Kabid Pemuda Dispora Maros, Nuryadi bersama keluarganya yang ikut menonton film tersebut.

Film bergenre Action tersebut menggambarkan profesionalitas aparat kepolisian dalam menumpas aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia dan digambarkan secara nyata. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Maros usai Nobar film tersebut.

“Film memberantas aksi terorisme (antiteroris) dengan menampilkan aksi-aksi heroik polisi yang secara profesional, tidak punya rasa takut dan mampu menumpas teroris, sehingga menimbulkan rasa aman bagi masyarakat apabila terjadi tindakan atau aksi terorisme di masa yang akan datang,” ujar Richard, Senin (23/07).

Richard menjelaskan, jika Nobar tersebut merupakan upaya Polri, khususnya Polres Maros untuk ikut mensosialisasikan bahwa tindakan kejahatan terorisme dan radikalisme memang tidak bisa dibiarkan dan ditolerir, harapan bangsa berada di pundak para calon Paskibraka yang kedepan menjadi harapan nusa dan bangsa.

“Film ini mengedukasikan generasi Muda Khususnya Paskibraka, sehingga memiliki kepekaan dan kepeduliannya dalam memberikan informasi kepada jajaran kepolisian atau TNI, apabila menemui kejanggalan atau hal – hal yang mencurigakan dari gerakan kelompok radikal atau terorisme untuk deteksi dini. Kita jangan takut dengan kelompok radikal atau teroris, karena ada aparat Polri dan TNI yang siap akan menumpas dan memberantas radikalisme dan tetorisme yang bekerja secara profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Richard mengatakan, film 22 Menit ini diambil dari kisah nyata bom di Jalan Thamrin Jakarta, yang menunjukan kerja aparat kepolisian sangat konsen dan profesional dalam penumpasan teroris.

“Film yang diangkat berdasarkan kisah nyata ini berpesan agar masyarakat tidak takut melawan aksi teror, karena kopolisian dan aparat TNI siap menumpas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutur Richard.

Sementara Kabid Pemuda Dispora Maros, Nuryadi mengatakan, kita sebagai umat beragama memberikan apresiasi kepada Polri yang telah menunjukan profesionalitas dalam pencegahan dan mengatasi aksi teroris dan utamanya kepada calon Paskibraka yang menjadi generasi harapan bangsa kelak.

“Film sangat bagus untuk ditonton para generasi muda sehingga menambah kepercayaan maayarakat terhadap polisi dan memberikan rasa percaya diri kepada pemerintah mengatasi terorisme, dan terhindar dari rasa takut,” ungkapnya.

Kegiatan Nobar ini diikuti 110 Orang dan berakhir Pukul 20.00 Wita dan Nampak Rasa Bangga dan Haru dari Wajah Calon Paskibraka Maros saat Menonton Film 22 Menit tersebut. (*)


div>