SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Nurdin Abdullah dan Ilham Azikin Saling Puji di Ramah Tamah

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Selasa , 14 Agustus 2018 16:00
Nurdin Abdullah dan Ilham Azikin Saling Puji di Ramah Tamah

int

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka mengakhiri masa jabatan Bupati Bantaeng dua periode, Nurdin Abdullah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar acara Ramah Tamah Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng bersama Forkopimda, Pimpinan dan Anggota DPRD, para OPD dan Tokoh Masyarakat Se – Kabupaten Bantaeng, di Anjungan Pantai Seruni, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng, Senin malam (13/8).

Dalam acara tersebut terlihat keakraban antara Nurdin Abdullah dan Bupati Bantaeng terpilih Ilham Azikin serta dengan Wakilnya, Sahabuddin.

Dalam sambutannya, Ilham Azikin menyampaikan rasa terima kasih kepada Nurdin Abdullah. Dia yakin, kedepan Kabupaten Bantaeng akan menjadi anak kandung dari Sulawesi Selatan.

” Komitmen kami dari awal, kami ingin menjadi bagian dari keberlanjutan pembangunan di Bantaeng. Dan tanggung jawab memelihara apa yang sudah ada dan sudah baik di Bantaeng. Yang terpenting juga selain arahan dan petunjuk dari gubernur, Harapannya juga ada sinergitas pembangunan di wilayah selatan selatan,” tuturnya.

Sementara itu, Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, tidak ada lagi kekhawatiran soal program pemerintahan karena hadir juga Bupati Bantaeng terpilih. Dia mengatakan sudah memanggil Bupati karena sisa menunggu waktu saja.

“Yang lebih hebatnya lagi Bupati Bantaeng yang baru akan dilantik oleh Bupati Bantaeng juga. Saya berharap silaturahmi kita tetap terjalin, tidak ada dendam diantara kita,” ungkapnya.

Dia juga meminta kepada Ilham Azikin agar berangkulan dan melepas atribut Pilkada. Dia juga berharap Ilham Azikin dapat melanjutkan pembangunannya di Kabupaten Bantaeng.

” Hari ini tidak ada yang kalah tidak ada yang menang tapi ini adalah kemenangan rakyat Bantaeng. Saya yakin orang yang ada di pemda ini adalah orang yang terlatih. Bapak bupati, karena semenjak saya sosialisasi pilgub disini banyak jabatan yang kosong jadi saya serahkan ke Pak Bupati. Bapak bupatilah yang harusnya mengisi karena bapak bupati yang mau pakai. Kalau saya yang isi kemudian bapak bupati yang pakai itu salah namanya,” tutupnya. (*)


div>