MINGGU , 17 DESEMBER 2017

Obama Akan Reposisi DPD Hanura Sulsel

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 21 Maret 2017 11:37
Obama Akan Reposisi DPD Hanura Sulsel

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulsel akan dilakukan reposisi kepengurusan. Reposisi tersebut bisa jadi dilakukan karena DPD Hanura Sulsel tidak mampu mengembang tugas yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura terkait perekrutan tokoh berpengaruh di Sulsel untuk bergabung dengan Partai Hanura.

Terkait hal itu, Ketua Pembinaan Wilayah Sulawesi I DPP Partai Hanura, Bahar Ngitung memberikan warning terhadap ketua Hanura Sulsel Ambo Dalle dan Sekretarisnya Waris Halid.

Obama–sapaan akrab Bahar Ngitung mengatakan seorang ketua partai harus memiliki ambisi untuk menjadi Ketua DPRD. Pihaknya disebut juga memberikan target kepada pengurus DPD untuk merekrut sedikitnya 20 tokoh untuk bergabung.

“Ketua partai itu bulatkan tekad jadi Ketua DPRD dong. Kalau hanya jadi anggota cukup pelihara Daerah Pemilihannya (Dapil),” kata Obama, Senin (20/3).

Anggota Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPD) itu menegaskan, perombakan kepengurusan bukan hanya dilakukan pada ditingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tapi juga pada kepengurusan DPD. Menurutnya,reposisi kepengurusan akan dinilai berdasarkan kinerja.

Oleh karena itu, kata dia, jadi siapapun yang dianggap tidak maksimal sudah pasti akan dilengserkan.

“Siapapun dia yang tidak bisa bekerja sama, mohon maaf. Termasuk Sekretaris DPD Hanura (Waris Halid) juga tidak aman, kalau mereka tidak lakukan sistem yang saya sampaikan jangan di Hanura,” ungkapnya.

[NEXT-RASUL]

Selain itu, Obama juga mengaku dalam waktu dekat dirinya akan turun langsung untuk meninjau struktur kepengurusan pada tingkat DPC melakukan konsolidasi dan evaluasi kepengurusan. Pasalnya, kata dia, sudah menjadi keharusan bagi kepengurusan didaerah sudah siap menghadapi momentum politik utamanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang.

“Saya mulai nanti dari Maros sampai Sidrap, setelahnya baru wilayah selatan. Struktur itu harus siap dan mau bekerja keras, apalagi dalam waktu dekat ini akan Pilkada serentak jilid tiga yang akan diikuti oleh 12 kabupaten/kota di Sulsel,” ujarnya.

Khusus Pilkada serentak 2018 mendatangdi Sulsel, Partai Besutan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolkam) Wiranto itu menargetkan kemenangan 80%. Obama memastikan, kalau dukungan Partai Hanura tidak sebatas formalitas tetapi dibarengi dengan pergerakan maksimal dari mesin partai di Pilkada mendatang.

“Pilkada 2018 di Sulsel itu kita akan target kemenangan 80% dari seluruh daerah yang ikut berpartisipasi pada pesta demokrasi lima tahun itu nantinya, dan kami tidak akan memberikan dukungan secara formalitas saja tapi juga menggerakkan struktur partai untuk memenangkan calon yang telah diusung,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Hanura Sulsel, Waris Halid saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, agenda reposisi kepengurusan sejak awal sudah digulirkan. Oleh karena itu, kata dia, bukan karena adanya Obama ikut bergabung belakangan ini sehingga isu reposisi kepengurusan DPD Partai Hanura Sulsel itu baru dimunculkan.

“Dari awal terbentuk kepengurusan sudah ada agenda reposisi, baik pertiga bulan atau perenam bulan. Itu karena mungkin ada pengurus tidak atau kurang aktif bahkan pindah partai,” kata Waris.

[NEXT-RASUL]

Adik Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid itu bahkan membantah isu adanya perpecahan internal pada DPD Hanura Sulsel. Menurutnya, sejauh ini kepengurusan DPD dengan DPC Partai Hanura se-Sulsel tetap solid.

“Tidak ada istilah gerbong baru. Tidak ada perpecahan, Hanura solid. Tidak ada riak-riak muncul,” pungkasnya. .

 

.(ash/D)


Tag
div>