MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Obama Sosialisasi Empat Pilar dan Bahas Tapak Batas di Makassar

Reporter:

Editor:

Lukman

Sabtu , 30 September 2017 21:00
Obama Sosialisasi Empat Pilar dan Bahas Tapak Batas di Makassar

Anggota DPD RI asal Sulsel, Bahar Ngitung saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal IKA di Jl. Sultan Alaudin I Makassar, Sabtu (30/9).

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Anggota DPD RI asal Sulsel, Bahar Ngitung alias Obama mensosialisasikan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal IKA di Jl. Sultan Alaudin I Makassar, Sabtu (30/9).

Dihadapan ratusan konstituen dari kalangan masyarakat mahasiswa, LSM, Obama melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI bertajuk “Nasionalisme Tanpa Batas”.

Menurut Obama, empat pilar kebangsaan penting dipahami dan ditanamkan pada seluruh generasi bangsa Indonesia. Karena, banyak kepentingan bangsa lain terhadap Indonesia di era globalisasi ini yang dapat melunturkan pemahaman kebangsaan generasi muda.

Salah satunya kata dia, menjaga dan merawat NKRI melalui tapak batas untuk kejayaan Indonesia dimasa akan datang, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Diskusi Tapal batas ini menjadi jendela dan pintu bagi negara. Karena keutuhan NKRI harus dirawat dan dijaga, ini indikator bangsa,” ujarnya.

Ditambahkan, pembahasan tapal batas sering dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dengan kerap dilakukan diskusi maupun sosialisasi maka masyarakat akan lebih mengerti akan cara atau langkah penyelesaian.

Ia juga menilai, program Presiden RI Joko Widodo sangat rasional karena selalu mengingatkan agar semua elemen peduli terhadap tapak batas di darah yang berbatasan dengan negara luar.

“Hal ini juga penting, sehingga terjadi kesenjangan, bisa diselesaikan melalui jalur-jalur yang benar sesuai kaidah hukum. Sehingga permasalahan dapat selesai dengan damai,” pungkasnya.

Dalam sosialisasi ini menghadirkan narsum, Bahar Ngitung (anggota DPD/MPR RI), Hasrullah (Pakar politik Unhas), Dr. Moh Iqbal (Akademis Fisipol Unhas). (*)


div>