MINGGU , 20 JANUARI 2019

Kodam Hasanuddin Berhasil Sita Bahan Pembuat Bom

Reporter:

Iskanto

Editor:

Kamis , 03 Januari 2019 13:50
Kodam Hasanuddin Berhasil Sita Bahan Pembuat Bom

Personel Kodam XIV/Hasanuddin berhasil menyita dan mengamankan 50 kilogram bahan pembuatan bom berupa pupuk kelapa sawit bermerek "Cantik"

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Personel Kodam XIV/Hasanuddin berhasil menyita dan mengamankan 50 kilogram bahan pembuatan bom berupa pupuk kelapa sawit bermerek “Cantik”. Penitaan tersebut berlangsung di Desa Bori Masunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros.

Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Drs. Alamsyah M.Si mengatakan, barang bukti yang diamankan sebanyak delapan karung dengan isi 50 kilogram perkarung. Penemuan bermula dari informasi yang disampaikan salah seorang warga Desa Barikamase Maros berinisial HZ. Dimana ia melihat tumpukan karung mencurigakan di pinggir Dermaga Dusun Tekolabbua Maros.

“Yang bersangkutan, melaporkan hal tersebut via telepon kepada salah satu anggota Unit Intel Kodim 1422/Maros atas nama Pelda Amrullah,” kata Alamsyah.

Selang dua jam kemudian, menurut Alamsyah, Dandim 1422/Maros Letkol Inf Farid Yudho Dwileksono bersama Pelda Abdul Rauf anggota Unit Inteldim, menuju ke TKP untuk mengecek langsung barang tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan dan pengembangan di lapangan, didapat identitas pemilik barang berinisial MS warga Biringkanaya Kota Makassar. Ia berprofesi sebagai pengedar pupuk di Pulau Balang Lompo Kelurahan Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkep

“Dari keterangan bersangkutan, barang yang mengandum Amonium, NO3 dan Calcium diperoleh dari salah satu toko Tani di Jl. Veteran kota Makassar, sebagai bahan pembuatan bom ikan. Selain itu, dalam keterangannya bersangkutan juga mengakui bahwa bersangkutan mantan pembuat bom ikan dan beralih menjadi pemasok bahan-bahan tersebut di wilayah Kabupaten Pangkep dan Maros,” terang Alamsyah.

Untuk Mengantisipasi dan menghindari terjadinya penggunaan dan penyalahgunaan bahan tersebut, pihak Kodam XIV/Hasanuddin melakukan koordinasi dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Dalam hal ini Polres Maros, untuk dilakukan pengembangan serta mendalami terhadap beredarnya bahan pembuatan bom di wilayah Sulsel. (jus)


Tag
div>