MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Ogah DikritiK Kanada, Saudi Pulangkan 16 Ribu Pelajar dari Kanada

Reporter:

Editor:

pkl uim

Kamis , 09 Agustus 2018 12:23
Ogah DikritiK Kanada, Saudi Pulangkan 16 Ribu Pelajar dari Kanada

int

RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Arab Saudi telah memerintahkan 16 ribu mahasiswanya yang sekolah di Kanada untuk pulang dan mencari program akademik di tempat lain. Dilansir Newsweek pada Rabu, (8/8), langkah itu dilakukan di tengah pertikaian diplomatik antara Kerajaan Saudi dan Kanada menyusul komentar Kementerian Luar Negeri Kanada yang mengkritik hak asasi manusia Arab Saudi terkait aktivis yang ditahan.

Menanggapi kritik tersebut, Arab Saudi juga memutuskan hubungan diplomatik dengan Kanada, membekukan semua perdagangan dan investasi baru dan membatalkan penerbangan melalui maskapai nasionalnya ke Toronto.

Menurut laporan Saudi Gazette, ribuan pelajar Saudi yang belajar di Kanada melalui program beasiswa, pelatihan, dan fellowship telah melihat pendanaan mereka dibatalkan. Sementara kerajaan akan terus membayar untuk program akademik siswa ini, mereka akan dipaksa untuk mencari peluang baru di negara lain.

Saudi Pulangkan 16 Ribu Pelajar dari Kanada
Arab Saudi juga memutuskan hubungan diplomatik dengan Kanada, membekukan semua perdagangan dan investasi baru dan membatalkan penerbangan melalui maskapai nasionalnya ke Toronto (RT)
Seorang warga negara Saudi yang telah menjadi pengungsi politik di Kanada sejak 2014, Omar Abdulaziz mengatakan, dia dihubungi oleh Pemerintah Saudi, yang mengancam akan menahan saudara-saudaranya dan kawan-kawannya kembali ke kerajaan jika dia terus mengomentari pertikaian diplomatik. “Ini pertama kalinya saya terancam seperti itu,” kata Abdulaziz.

Pekan lalu, setelah penahanan aktivis Saudi terkenal, Samar Badawi, saudara perempuan Raif Badawi yang telah dipenjara dan dijatuhi hukuman 1000 cambukan karena menulis soal ateisme dan mengkritik Pemerintah Saudi, Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland memberi perhatian melalui akun twitternya.

“Kanada berdiri bersama dengan keluarga Badawi di masa sulit ini, dan kami terus menyerukan untuk membebaskan Raif dan Samar Badawi,” tulisnya.

Cuitan Freeland ditindaklanjuti oleh salah satu dari akun kebijakan luar negeri resmi Pemerintah Kanada di Twitter. “Kanada sangat prihatin dengan penangkapan tambahan masyarakat sipil dan aktivis hak-hak perempuan di #SaudiArabia, termasuk Samar Badawi. Kami mendesak pihak berwenang Saudi untuk segera membebaskan mereka dan semua aktivis #humanrights lainnya, ” kata Pemerintah Kanada.

Arab Saudi mengatakan, tidak akan mengizinkan negara manapun untuk mendikte urusan internalnya, dengan beberapa negara sesama Arab berbaris untuk mendukung posisi kerajaan. Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Palestina telah mengeluarkan semua pernyataan untuk mendukung Arab Saudi.

(ina/JPC)


Tag
  • kanada
  •  
  • saudi
  •  
    div>