OJK Imbau Perbankan Tingkatkan Layanan Laku Pandai

Iustrasi (NET)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Region VI Sulampua menilai pengguna pelayanan jasa keuangan melalui agen laku pandai meningkat. Hal itu terbukti pada Juli tumbuh signifikan.

Kabag Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah OJK KR VI Sulampua, Andi Muhammad Yusuf, mengimbau kepada perbankan di Sulsel untuk meningkatkan layanan jasa keuangan melalui agen laku pandai.

” Dari data yang masuk per posisi Juli, sudah ada 7.985 agen laku pandai. Itu tumbuh 8,52 persen, jika dibandingkan posisi Juni hanya 7.358 agen laku pandai,” sebut Yusuf, Kamis (21/9).

Yusuf menambahkan, sedangkan untuk nasabah yang terlayani agen laku pandai juga tumbuh. Pada Juni lalu hanya 176.032 nasabah, itu tumbuh 13,50 persen pada Juli, menjadi 199.801 nasabah.

Sementara, CEO BNI Wilayah Makassar, Edy Awaluddin, mengatakan, pada posisi Juli untuk wilayah Makassar saja itu terdapat sebanyak 3.039 agen laku pandai.
“Yang aktif bertransaksi itu sebanyak 2.300 agen. Ada pun jumlah pembukaan rekening melalui agen itu sebesar 42.182 rekening,” ungkap Edy.

Edy menjelaskan, agen laku pandai juga menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak angka Dana Pihak Ketiga (DPK). Hingga akhir tahun, pihaknya membidik pertumbuhan 20 persen untuk DPK.

“DPK yang terhimpun melalui agen laku pandai wilayah Makassar saja itu mencapai Rp30-an miliar. Kontribusinya lumayan,” nilainya.