MINGGU , 24 JUNI 2018

Oknum Dinas Pertanian Takalar Diduga Perjualbelikan Asintan

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Kamis , 24 Mei 2018 18:59
Oknum Dinas Pertanian Takalar Diduga Perjualbelikan Asintan

Alsintan

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Takalar, Kementrian Pertanian telah banyak menurunkan bantuan Alinstan ke masyarakat melalui Dinas Pertanian Kabupaten Takalar.

Namun Dinas Pertanian bekerja sama dengan ketua gerakan pemuda tani (gempita) Takalar yang diduga telah mengalihkan bantuan (alsintan) berupa handtraktor empat roda ke kelompok tani lain dengan cara memperjual belikan bantuan tersebut.

“Karena daftar nama kelompok tani, tidak sesuai dengan daftar kelompok tani yang seharusnya mendapatkan bantuan tersebut,” jelas PC PMII Kabupaten Takalar, Muh Ali, Rabu (23/5).

Muh Ali menegaskan, bahwa dirinya telah memiliki daftar nama kelompok tani yang seharusnya mendapat bantuan alsintan berupa handtraktor empat roda di Kabupaten Takalar.

“Sebenarnya ini sangat aneh, dimana nama kelompok tani yang sudah ditetapkan dari Kementrian Pertanian, itu diubah nama kelompok tani setelah sampai Dinas Pertanian Takalar,” jelasnya.

“Kami berharap kepada penegak hukum di Takalar agar bisa serius mengusut tuntas bantuan alsintan yang diduga sudah lama diperjual belikan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Sebenarnya ini terjadi sejak tahun 2017 lalu,” harap Muh Ali.

Dimana kata dia, Dinas Pertanian dengan sengaja mengalihkan bantuan kelompok tani tersebut dengan cara diperjualbelikan.

“Kami juga sudah mengklarifikasi di Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian, dan dia mengakui bahwa dia alihkan bantuan tersebut karena Ketua Gempita Takalar yang meminta bantuan tersebut dialihkan ke kelompok Tani lain. Dari jumlah bantuan 13 unit alsintan handtraktor empat roda, empat yang diusulkan oleh Dinas dan sembilan unit diusulkan oleh Gempita Takalar,” aku Kabid Sarana dan Prasana yang dikutip dari Muh Ali. (*)


div>