SENIN , 10 DESEMBER 2018

Oknum PNS Jadi Calo Penjualan Tanah Restan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 17 Maret 2017 11:46
Oknum PNS Jadi Calo Penjualan Tanah Restan

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. foto: net

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dengan tegas mengatakan akan menindak oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat menjual tanah restan (tanah negara). Selain itu, seluruh tanah restan yang sudah dijual tersebut akan diambil alih pemerintah.

Irwan, Jumat (17/3), menjelaskan, ada oknum PNS Lutim yang terlibat dalam penjualan tanah negara tersebut. Itu dilakukan untuk kepentingan pribadinya.

“Banyak mi laporannya kita terima dan sudah diselidiki pelakunya berinisial RD, dia itu PNS di Lutim, segera kita tindaki,” terangnya.

Wakil Bupati juga sudah memerintahkan Camat Malili dan Kepala Desa Puncak Indah untuk mendata semua tanah restan tersebut. Tidak peduli apakah tanah tersebut sudah dijual atau belum harus didata. Dalam waktu dekat ini akan segera ditertibkan.

“Itu tanah negara, tidak boleh diperjualbelikan untuk kekayaan pribadi,” ujarnya.

Obyek tanah restan yang dijual tersebut berada di Desa Puncak Indah, mulai lorong satu sampai lorong sepuluh. Tanah restan itu adalah tanah sisa lebih ukuran, tanah inilah yang dimanfaatkan oknum tertentu dikuasai dan dijual seenaknya.

Kepala Desa Puncak Indah, Muh Cakir, yang dikonfirmasi mengakui, ada penjualan tanah restan di wilayahnya. Tanah tersebut sudah dijual sebelum ia menjabat Kepala Desa Puncak Indah.

“Jangan mi disebut pelakunya siapa, tidak enak saya jika harus menyebutkan namanya, biarlah ini terungkap dalam proses hukum nantinya,” ujar Cakir. (***)


div>