Oknum Polisi Pengedar Sabu Asal Sorong dan Papua Diciduk di Bandara

MAROS,RAKYATSULSEL.COM – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Maros berhasil menciduk dua anggota Polres Sorong, Polda Papua Barat, Akbar (34), Abd Rahman S SH (31) serta dua jaringannya Andry dan Hj Suhartini yang merupakan warga Jl Pettrani 7 no 5O Makassar, Selasa(10/01) malam.

Kaur Bin Ops Polres Maros Ipda Arsad yang dihubungi Rakyat Sulsel Rabu (11/1) mengatakan, penangkapan dua anggota Polisi dari kesatuan Polres Sorong berawal ketika salah satu karyawan Hj Suhartini yang bernama Andry ditemukan petugas bandara membawa narkoba jenis shabu shabu.

Saat itu petugas langsung melakukan pemeriksaan manual dan ditemukan barang bukti berupa shabu. “Andry langsung diamankan untuk diintrogasi,” jelas Arsad.

Dari hasil introgasi, lanjut Arsyad tersangka Andry telah menyebut rekanya yang kebetulan oknum Polisi bernama Akbar yang sudah ada diatas pesawat menuju Sorong.

“Dengan cepat kami bersama anggota langsung ke pesawat yang ditumpangi Akbar lalu membawanya ke areal bandara untuk introgasi. Dari hasil introgasi Andri dan Akbar menyebut rekanya yang juga oknum Polisi yang masih berada di rumah Hj Suhartini sedang menunggu jadwal keberangkatan kedua pesawat menuju Sorong.” Paparnya.

Selanjutnya, anggota langsung meluncur ke rumah Hj Suhartini di Jl Pettarani Makassar menjemput oknum anggota Polisi tersebut, Hj Suhartini yang dikenal pengusaha mebel juga dibawa ke Polres Maros untuk kepentingan penyelidikan.
[NEXT-RASUL]
“Keempat jaringan narkoba sudah diamankan di markas Polres Maros untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan,” jelas Ipda Arsad.

Kemudian lanjut Arsad, Dua anggota Polisi saat dintrogasi mengaku pemakai narkoba, mereka mengaku sebelum berangkat kebandara ia telah mengkonsumsi narkoba. Jadi kedua anggota tersebut sudah jelas pemakai narkoba.

Sementara dua masyarat sipil ini Andri dan Hj Suhartini juga masih dalam proses pemeriksaan. Namun keterlibatan Andri sebagai kurir narkoba sudah jelas karena dia yang lebih awal ditangkap saat berada dalam bandara. “Jadi ke empatnya masih menjalani pemeriksaan penyidik narkoba Polres Maros,” kata Ipda Arsad.

‚ÄéKepala Satuan Reserse Narkoba Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hendra Suryanto membenarkan penangkapan tersebut, “Penangkapan itu berawal dari hasil pengeledahan Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang mencurigai kedua tersangka awal dimana ketika melewati mesin Xray di keberangkatan membuat metal detector berbunyi sehingga security melakukan pengeledahan manual, dari hasil pengeledahan tersebut, petugas Avsec menemukan barang diduga sabu disaku celana miliki Andri,” ujarnya.

Dari hasil penangkapan tersebut satres narkoba Polres Maros berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 37 gram, serta lima buah handphone guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan.