JUMAT , 22 JUNI 2018

OPD Pemkot Parepare Diberi Pelatihan Kehumasan

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 21 Juni 2017 22:17
OPD Pemkot Parepare Diberi Pelatihan Kehumasan

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Program inovasi Monitoring Pemberitaan Media Massa berbasis aplikasi yang akan diterapkan setelah sebelumnya mendapat dukungan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kini dalam rangka mendukung kelancaran implementasi inovasi tersebut, dilaksanakan pelatihan bagi beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan ditugaskan sebagai petugas kehumasan pada masing-masing OPD nya, di ruang rapat asisten kantor Walikota, Rabu (21/06/2017).

Pelatihan yang dikemas dalam bentuk pendampingan tersebut dibuka dan dihadiri langsung Asisten Bidang Ekbang dan Kehumasan, Ramadhan Umasangaji yang didampingi reformer program inovasi, Ita Purnamasari. Turut pula hadir beberapa jurnalis yang bertindak sebagai narasumber dalam pelatihan ini.

Ramadhan yang juga selaku mentor program inovasi ini menjelaskan bahwa proyek inovasi Monitoring Pemberitaan Media Massa berbasis aplikasi ini memang sangat dibutuhkan sebab media massa dalam aktivitas humas memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini masyarakat.

“Jadi pesan atau informasi yang disampaikan humas melalui media massa membantu menciptakan opini masyarakat terhadap organisasi sehingga monitoring pemberitaan perlu untuk dilakukan,” jelasnya.

Disamping itu, menurutnya melalui aplikasi monitoring pemberitaan media massa ini dinilai dapat membantu Pemerintah Kota mengetahui isu-isu berita yang berkembang di masyarakat.

“Isu-isu inilah yang dapat digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan pimpinan yang mana memerlukan dukungan informasi yang akurat dan terkini,” bebernya.

[NEXT-RASUL]

Terpisah, reformer program inovasi ini, Ita Purnamasari mengungkapkan pelatihan yang diadakan ini untuk membantu para aparat kehumasan dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan pada OPD-nya masing-masing.

“Kami memang sengaja mengadakan pelatihan yang dikemas dalam bentuk pendampingan seperti ini, agar para petugas kehumasan dapat ditingkatkan pengetahuannya khususnya bagaimana membuat rilis yang baik,” paparnya.

Pendampingan ini juga katanya sengaja melibatkan para jurnalis dari beberapa media cetak dan media online jadi narasumber sebagai mitra kerja karena tidak dapat dipungkiri memiliki hubungan yang saling menguntungkan.

“Ini secara tidak langsung mempermudah publikasi kegiatan-kegiatan pada masing-masing OPD. Apalagi input dari aplikasi monitoring ini yaitu pemberitaan-pemberitaan OPD pada media massa sehingga memang perlu ada petugas kehumasan pada setiap OPD,” tandasnya. (luk)


Tag
div>