MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Owner Wisma Merapi Dituntut Bayar Pesangon Karyawannya

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 05 September 2012 10:17
Owner Wisma Merapi Dituntut Bayar Pesangon Karyawannya

int

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Federasi serikat Pekerja Pariwisata (SPSI) Sulawesi Selatan meminta pemilik Wisma Merapi yang Juga owner Toko Alaska,  Rudi untuk membayar pesangon delapan orang karyawannya yang di mutasi ke Hotel Makassar Indah.

Menurut Sekretaris SPSI Sulsel, Sibali, kedelapan karyawan tersebut pada prinsipnya menerima mutasi tersebut dengan catatan masa kerja di perusahaan yang lama itu di hitung di tempat kerja yang baru. “Ini harus dipertegas secara tertulis, karena pemilik kedua hotel tersebut adalah orang yang sama,  jadi mesti ada kebijakan,” ungkapnya, saat menggelar unjukrasa di kantor DPRD Kota Makassar, Selasa (4/9).

Namun dalam perjalanannya, pemilik perusahaan enggan menandatangi kesepakatan secara tertulis di depan Dinas Tenaga kerja Kota Makassar tanpa alasan yang jelas. Bahkan, mengancam tidak akan mempekerjakan kedelapan karyawan tersebut jika ada kesepakatan secara tertulis.

Anggota Komisi A Bidang Pemerintah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Yusuf  Gunco menilai persoalan ini harus segera di tuntaskan karena terkait dengan kepentingan pekerja.’Saya akan meminta komisi D yang menangani persoalan tenaga kerja untuk melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak terkait,”katanya.

Sementara, Anggota Komisi D bidang Kesejahteraan DPRD Makassar, Rahman berjanji akan melakukan pertemuan dengan pihak karyawan, Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar dan Pemilik Wisma Merapi Indah, Rudi yang juga pemilik Alaska. “Insya Allah, hari Jumat pekan ini kita akan lakukan rapat untuk membahas persoalan ini, “katanya.

Selain menggelar unjukrasa di DPRD Makassar, massa juga sempat mendatangi toko Alaska di Jalan Pengayoman. Mereka mendesak owner Wisma Merapi yang juga owner toko Alaska untuk menerima para pengunjukrasa.

Aksi itu dijaga ketat aparat kepolisian. Para pengunjukrasa membubarkan diri setelah bertemu dengan pihak Alaska. (RS1-RS8/her/C)


Tag
div>