JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Pakar Hukum Unhas: Prabowo-Sandi Korban Hoax, Tak Bisa Diproses Hukum

Reporter:

Editor:

Muhammad Alief

Jumat , 05 Oktober 2018 17:48
Pakar Hukum Unhas: Prabowo-Sandi Korban Hoax, Tak Bisa Diproses Hukum

Prof Dr Hamzah, SH, MH

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dilaporkan ke pihak kepolisian sebagai dugaan pelaku penyebaran hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Dilaporkannya Prabowo-Sandi dengan laporan yang diduga sebagai pelaku penyebar hoaks membuat sejumlah kalangan bertanya-tanya, apakah jika Kepolisian menetapkan Prabowo-Sandi sebagai tersangka dalam kasus tersebut membuat keduanya tudak dapat mengikuti Pilpres 2019 mendatang?

Pakar Hukum Unhas Makassar, Prof Dr Hamzah, SH, MH berpendapat, secara yuridis normatif, memang keduanya (Prabowo-Sandi) sudah memenuhi unsur menyebarkan Hoax.

Akan tetapi, lanjut dia, secara substansial keduanya (Prabowo-Sandi) juga adalah korban dari hoaks yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet.

“Jadi kalo polisi mau menangani persoalan ini dengan obyektif, maka keduanya Prabowo dan Sandi tidak bisa diproses sebagai penyebar hoax,” ujarnya Jumat (5/10).

Oleh sebab itu, kata dia, pihak Kepolisian tak bisa memproses kasus tersebut sebagai unsur pidana, karena Prabowo-Sandi juga adalah korban hoax.

“Tidak bisa diproses hukum, Karena keduanya pada hakikatnya adalah korban dari hoax yang disebarkan oleh Ratna Sarumpaet,” tegasnya.

Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Hukum Unhas itu menambahkan, dengan demikian sudah jelas Prabowo-Sandi sebagai korban hoax dan bukan sebagai pelaku penyebar hoax.

“Karena sumber Hoax sesungguhnya adalah Ratna Sarumpaet dan riil itu sudah diakui oleh Ratna Sarumpaet di depan publik lewat konferensi pers,” pungkas Wakil Dekan I Fakuktas Hukum Unhas Makassar ini.(*)


Tag
div>