MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Pakar Sebut Program SDK Sudah Baik Secara Konsep

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 19 Desember 2016 11:49
Pakar Sebut Program SDK Sudah Baik Secara Konsep

Narasumber pada 'Bedah Konsep Pembangunan SDK (Suhardi Duka)' di Warkop 212, Makassar, Minggu (18/12). foto: sofyan basri/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sulselbar menggelar dialog publik dengan tema ‘Bedah Konsep Pembangunan SDK (Suhardi Duka)’ di Warkop 212, Makassar, Minggu (18/12).

Kegiatan tersebut menghadirkan Pakar Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Adi Suryadi Culla dan Arief Wicaksono, dan Pendiri Sekolah Kebangsaan Arqam Azikin.

Dalam paparannya, Adi Suryadi mengapresiasi program SDK yang akan ditetapkan pada pemerintah provinsi di Sulbar. Menurutnya, secara konsep program tersebut telah mewakili keinginan dari masyarakat Sulbar.

“Saya kira konsep dan program dalam vis dan misi SDK ini sudah mentereng, dan saya kira hal ini yang dibutuhkan oleh masyarakat Sulbar, sisa kita menunggu aksi dan tindakannya nanti,” kata Adi.

Adi menilai, janji dalam politik sudah menjadi bahan yang hampir basi. “Sehingga apalah program dan konsep yang bagus kalau tidak dilaksanakan secara baik dan benar. Saya kira pembuktian itulah yang mesti ditagih nantinya setelah menjabat,” ucapnya.

Khusus untuk program Rp100 miliar setiap kabupaten, Adi mengatakan hal itu merupakan janji politik yang mesti dikaji. Menurutnya, program tersebut mesti dikaji secara terperinci arah dan tujuannya.

“Saya pikir tidak ada yang tidak bisa dalam program itu. Nah, yang mesti diketahui adalah untuk program tersebut, misalnya setiap kabupaten pasti kebutuhannya kan berbeda-beda, sehingga perlu ada kajian yang jelas ini. Jangan sampai ini tidak bisa dilaksanakan karena peruntukannya masih belum jelas,” pungkasnya. (***)


div>