SENIN , 15 OKTOBER 2018

Pamsimas Mandek, Masyarakat Jeneponto Kesulitan Air Bersih

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Selasa , 04 September 2018 17:20
Pamsimas Mandek, Masyarakat Jeneponto Kesulitan Air Bersih

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang terletak di dusun Borongloe, Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang terletak di dusun Borongloe, Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang sampai saat ini belum bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Padahal, Pamsimas yang dibangun pada tahun 2015 menelan anggaran ratusan juta rupiah.

Menurut salah satu warga, Sulaeman mengatakan program Pamsimas II yang bertitik lokasi di dusun Borongloe tersebut dibangun secara tidak serius. Sehingga masyarakat belum bisa merasakan manfaatnya sampai saat ini.

“Saya anggap program Pamsimas II ini tidak dikerjakan secara profesional sehingga tidak berjalan sebagaimana mestinya. sebaiknya pihak terkait koordinatif baik pimpinan wilayah Pamsimas fasilitator kabupaten serta pengelola porgram Pamsimas II agar segera turun dilapangan meninjau langsung titik lokasi,” kata Sulaiman, Selasa (4/9).

Salah satu pemuda Kecamatan Tarowang, Anwar mengatakan bahwa sebelumnya sudah pernah beberapa kali dilakukan pengeboran sumur untuk pengadaan air bersih di dusun Borongloe. Namun sampai hari ini warga setempat masih kesulitan air. hal ini bagi dia sangat memprihatinkan sebab pengadaan air bersih tersebut memakai uang rakyat namun rakyat tidak menikmati hasilnya.

“Kami akan lakukan langkah-langkah sebagimana mestinya yang telah diiatur oleh undang-undang kejadian ini sudah tak manusiawi,” kata dia.

Sekedar diketahui, Pamsimas adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia. Program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.

Program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan dan peri-urban. Dengan Pamsimas, diharapkan masyarakat dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Penerapan program ini dalam rangka mendukung pencapaian target MDGs (sektor air minum dan sanitasi) melalui pengarusutamaan dan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat. (*)


div>