KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

PAN Mulai Survei Calon Kepala Daerah

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 16 Agustus 2017 13:37
PAN Mulai Survei Calon Kepala Daerah

int

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel, saat ini telah melakukan fit and proper test terhadap bakal calon kepala daerah untuk 12 kabupaten kota yang akan mengadakan Pilkada serentak 2018 mendatang.

Wakil ketua DPW PAN Sulsel, Usman Lonta, mengatakan jika saat ini PAN melakukan tahapan survei untuk seluruh kandidat yang telah melakukan pendaftaran dan telah mengikuti fit and proper test di partai berlambang matahari tersebut. “Tahapat fit sudah selesai, jadi saat ini kita lagi melakukan survei sebelum nama-nama bakal calon dibawa ke DPP,” ujarnya, Selasa (15/8)

Anggota komisi C DPRD Sulsel ini juga menyebutkan, jika setelah melakukan survei untuk seluruh kandidat, pihaknya tetap mengirim seluruh nama-nama bakal calon ke DPP untuk diseleksi siapa yang akan diberikan rekomendasi. “Kemungkinan besar nama-nama dikirim semuanya dengan melampirkan hasil survei,” ucapnya.

Akan tetapi PAN memberikan kebijakan khusus untuk tiga daerah, dimana PAN telah menegaskan figur usungannya. Yakni di Kabupaten Bone (Andi Fahsar M Padjalangi-Ambo Dalle), Enrekang (Muslimin Bando), Sidrap (Fatmawati Rusdi). “Ketiga daerah itu tidak ada kader, namun memuliki dukungan begitu banyak masyarakat terutama dorongan kader PAN sendiri,” tuturnya.

Sementara DPW PAN sendiri hanya mendorong kadernya untuk maju sebagai kosong satu di empat kabupaten, yakni di Luwu terdapat Buhari Qahar Mudzaakar, Wajo terdapat ketua DPD PAN Amran Mahmud, Pinrang Jamaluddin Jafar Jerre, dan Abdul Hadi Djamal di Bantaeng. “Kita juga proritaskan kader, namun kita beharap mereka bisa melangkapi jumlah kursi dungan dari partai lain,” ungkapnya.

Khusus di Makassar, Survei bakal calon wali kota Makassar yang mendaftar pada penjaringan DPD PAN Makassar tengah dilangsungkan. Rencananya hasil survei akan dirilis pada akhir September mendatang. “Saat ini survei 12 balon wali kota Makassar yang mendaftar di PAN sedang dilakukan oleh lembaga survei yang telah ditunjuk oleh partai” terang Ketua DPD PAN Kota Makassar, Hamzah Hamid.

[NEXT-RASUL]

Hamzah mengaku biaya survei yang sebelumnya dipatok sebesar Rp 15 juta per kandidat tidak dilakukan oleh tim penjaringan Pilkada. Sehingga survei yang tengah berlangsung sekarang ini tidak menggunakan sepersen uang dari balon yang sudah mendaftar. “Biaya survei kita gratiskan, dan tidak dibebankan kepada balon. Sepenuhnya partai yang membiayai,” terangnya.

Biaya survei yang dikeluarkan partai kata Hamzah nantinya akan diganti oleh kandidat yang terpilih mendapatkan rekomendasi usungan dari PAN. “Nanti kandidat yang direkomendasikan oleh PAN yang akan mengganti biaya survei yang sudah dikeluarkan,” jelasnya.

Partai PDI-P lain lagi soal mekanisme biaya survei kepada masing-masing balon yang mendaftar. Sekretaris DPC PDI-P Makassar, Mesyakh Raimon Rantepadang mengaku masing-masing balon yang mendaftar tetap diwajibkan mengeluarkan ongkos biaya survei. Namun biaya yang dikeluarkan akan digantikan oleh kandidat yang mendapat rekomendasi dari PDI-P.” Tetap kita minta, nanti ongkos survei yang dikeluarkan akan dibayarkan oleh calon yang PDI-P usung di Pilwalkot,” bebernya. (D)


Tag
  • pan sulsel
  •  
    div>