KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

PAN Sulit Lepas Muslimin Bando

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 10 Agustus 2017 10:23
PAN Sulit Lepas Muslimin Bando

Bakal Calon Bupati Enrekang incumbent Muslimin Bando

MAKASSAR,RakyatSulsel.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel memberikan pertimbangan khusus untuk kembali mengusung Muslimin Bando (MB) di Pilkada Enrekang 2018. Meskipun MB tak lagi menjabat sebagai Ketua PAN Enrekang, setelah berpindah ke Golkar, namun DPW PAN menilai figuritas MB untuk diusung masih sangat strategis.

Bahkan di Enrekang hanya dua partai yang dipastikan bisa mengusung satu pasang calon, yakni Golkar dan PAN, karena kursi kedua partai besar tersebut telah cukup memenuhi syarat usungan yang hanya 7 kursi di parlemen.

Wakil ketua DPW PAN Sulsel, Usman Lonta mengatakan bahwa sejauh ini kecenderungan untuk mengusung Muslimin Bando di Pilkada Enrekang cukup besar dilakukan. Meski begitu pihaknya belum melakukan penjajakan untuk membangun sinergitas pemenangan dengan Golkar, yang menempatkan MB sebagai calon tunggal usungan di partai tersebut. “Sangat memungkinkan untuk mengusung pak Muslimin Bando,” ujarnya, Rabu (9/8).

Disinggung mengenai Golkar dan PAN bakal berkoalisi, Usaman Lonta memastikan hal tersebut mungkin terjadi, karena partainya menginginkan Muslimin Bando maju. “Kemungkinan besarnya seperti itu, kita bersama dengan Golkar,” ungkapnya.

Anggota DPRD Sulsel ini memiliki beberapa pertimbangan untuk kembali mengusung Muslimin Bando sebagai kandidat, walau partainya telah memenuhi syarat untuk mengusung satu pasang calon. “Pertimbangan kita karena beliau (Muslimin Bando) masih disukai oleh masyrakat Enrekang, dan ini berdasarkan survei yang kita lakukan. Selain itu Selama memimpin PAN dulu, pak Muslimin sangat membesarkan PAN disana, apalagi beliau juga merupkan tokoh Muhammadiyah. PAN dengan Muhammadiyah secara kultur tidak bisa dipisahkan” ucapnya.

Sementara, Pakar Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Prianto berpendapat, poros koalisi antara PAN dan Golkar akan cukup sulit dibangun di Pilkada Enrekang. Terlebih lagi pasca PAN menetapkan Ichsan Yasin Limpo (IYL) sebagai bakal calon Gubernur usungannya di Pilgub.

[NEXT-RASUL]

Disatu sisi, Muslimin Bando sebagai kader Golkar harus mendukung Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid yang juga maju pada kontestasi pilgub. Sementara kedekatannya dengan PAN juga tidak dapat terelakkan. “Kalau betul PAN mengusung IYL di Pilgub, maka sebagai ketua Golkar, MB akan dilematis. Terutama kalau masing-masing PAN dan Golkar memaksakan aransemen yang sama untuk usungan pilgub nya,” ungkap Luhur.

Untuk wakil MB sendiri, Luhur menuturkan, Amiruddin masih perlu membangun komunikasi politik yang lebih baik lagi. Apalagi konstalasi politik saat ini masih sangat dinamis sehingga, memang perlu membangun formasi yang kokoh untuk dapat mempertahankan arah politik. “Soal kekuatan Wakil Amiruddin yang diusung NasDem, saya kira masih ditentukan formasi koalisi yang mengusungnya. Tidak mudah bagi penantang menumbangkan petahana, hanya dengan mengandalkan sentimen partai tertentu,” terangnya.

Sementara itu, Konsultan Politik Jaringan Suara Indonesia (JSI) Nursandy menyebutkan, Jika PAN akhirnya mengusung MB berarti koalisi Golkar-PAN bisa saja terjadi di Enrekang. Namun memang, hal itu perlu memperhatikan konstalasi politik di Pilgub. “Koalisi parpol di Pilgub Sulsel memang rumit untuk sejalan di daerah yang menggelar pilkada serentak,” bebernya.

Ia menjelaskan, antara PAN dan Golkar memiliki persepsi yang berbeda di Pilgub. Hal ini tentu bisa menjadi salah satu hambatan dalam mebangun koalisi bersama di Pilkada. Apalagi konteks Pilkada dan Pilgub yang berbeda.

“Konteks Pilgub dan Pilbup adalah dua hal yang berbeda sehingga kesamaan pandangan masing-masing parpol agak sulit terjadi,” tutur Nursandy.

Untuk wakil MB, Nursandy menuturkan, peluang Amiruddin untuk mengendarai NasDem masih sangat terbuka mengingat posisinya sebagai kader internal. Apalagi kalau Amiruddin mampu menemukan pendamping yang pas untuk menandingi lawan politiknya. Dimana, Nasdem kelihatannya masih menimbang figur usungan di Enrekang. “Sementara peluang Muslimin Bando diusung PAN sangat besar. selain posisinya diunggulkan. kedekatan personal MB dengan PAN salah satu alasan kuat. Apalagi MB punya nilai history di PAN,” jelasnya. (D)


div>