SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

PAN Tancap Gas

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 02 Maret 2017 11:58
PAN Tancap Gas

int

MAKASSAR,RakyatSulsel.com– Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi partai politik setelah Golkar yang menegaskan kesiapannya mengusung figur di pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang. Dimana partai yang dipimpin Zulkifli Hasan ini menegaskan kesiapannya untuk memenangkan Mantan Bupati Gowa dua periode Ichsan Yasin Limpo (IYL).

Terkait kesiapan PAN dalam memenangkan IYL, Wakil Ketua DPW PAN Sulsel Usman Lonta mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini tengah memfokuskan untuk menggalang kekuatan PAN di 24 Kabupaten/kota di Sulsel. “Saat ini kita sudah melakukan sosialisasi hingga DPD, apalagi Pak Ichsan juga telah jalan dibeberapa Kabupaten seperti Bulukumba, Selayar dan Sinjai,” katanya, Rabu (1/3).

Disinggung mengenai koalisi dengan partai Politik yang lain, Usman Lonta mengaku untuk saat ini pihaknya menunggu arahan dari Ichsan Yasin Limpo. “Pasti kita melalukan koalisi dengan Parpol lain, namun kita lakukan dengan pak Ichsan, apalagi beliau belum mengungkapkan siapa yang akan diajak untuk melakukan koalisi dengan PAN,” ujarnya.

Sejauh ini Usman mengatakan komunikasi politik yang dibangun partainya dengan IYL dalam rangka Pilgub berjalan dengan baik. Bahkan dalam setiap kesempatan di kegiatan Safari politik IYL di sejumlah kabupaten, apresiasi kader PAN sangat bagus untuk solid memenangkan IYL nantinya. Hal ini terbukti, ketika Ketua Palang Merah Sulsel ini melakukan orasi di hadapan kader PAN di Sinjai beberapa waktu lalu. Dalam orasinya IYL mengatakan optimismenya mampu meraih dukungan mayoritas Sulsel di Pilgub. Bahkan Ichsan mengaku tidak gentar jika harus berhadapan dengan mesin politik Golkar yang hampir pasti mengusung Nurdin Halid. “Sehingga berdasarkan arahan Ketua Umum Zulkifli Hasan, maka kita tentunya berharap PAN solid, khususnya di Internal dalam memenangkan Pak Ichsan,” ujar Usman.

Usman Lonta menambahkan kegiatan sosialisasi yang dilakukan PAN bersama IYL dinilai sudah menjadi kebijakan DPP. Bahkan hal ini dilakukan untuk lebih mendekatkan lagi figur kepada segenap kader dan konstituen PAN di daerah. “Hal ini tentunya dalam rangka mengkonsolidasikan secara baik dan maksimal keinginan beliau, dan menyamakan komitmen bersama dengan segenap kader PAN,” terangnya.

Usman mengaku bahwa kegiatan safari politik PAN bersama IYL merupakan pra kondisi untuk memantapkan strategi politik menjelang pilgub. Dirinya menekankan bahwa momentum pergerakan PAN, mesti ditingkatan saat sekarang sebagai respon terhadap kebijakan DPP yang disampaikan langsung Ketua Umum Zulkifli Hasan, terkait arah politik di Pilgub. “Makanya kita langsung merespon apa yang disampaikan Bang Zul. Safari politik ini salah satu bentuknya,” tukasnya.

[NEXT-RASUL]

Usman berkeyakinan, apa yang menjadi keputusan partainya itu, tidak akan menimbulkan gelombang protes dari para kader di tingkat bawah. Sebab berkaca dari pengalaman sebelumnya, belum ada satu pun kebijakan DPP PAN yang mendapat penolakan dari para kader. “PAN ini secara kelembagaan kita solid, tidak ada yang mau mbalelo. Apa yang menjadi kebijakan DPP, itu yang akan jadi rujukan. Jadi kader-kader kita ini dibawah sudah terbiasa mengikuti apa yang menjadi kebijakan partai,” tegasnya.

Usman kembali menegaskan bahwa untuk menjalankan komitmen memenangkan IYL, partainya tidak akan membuka penjaringan bakal calon gubernur. “Ada peluang kami di DPW PAN Sulsel tidak membuka pendaftaran atau penjaringan Bakal Calon Gubernur, tetapi hal ini tergantung DPP kalau mau merubah statement (Mengusung IYL),”

Usman mengungkapkan, salah satu alasan kenapa DPW tidak akan membuka pendaftaran bakal calon gubernur karena tidak ingin memberikan harapan palsu kepada figur lain yang juga berniat maju. “Kita tidak ingin memberikan harapan yang tidak pasti kepada kandidat yang mendaftar nantinya. Apalagi kan Bang Zul (Zulkifli Hasan) sebelumnya sudah mengindikasikan akan mengusung Pak Ichsan, dan kemungkinannya hal itu sulit untuk diubah,” terangnya.

Usman menambahkan bahwa PAN Sulsel hanya akan membuka penjaringan dan penyaringan untuk pelaksanaan Pilkada Serentak jilid III di 12 Kabupaten/Kota di Sulsel. “Kami hanya akan membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon kepala daerah yang akan bertarung di 12 Pilkada kabupaten/kota se-Sulsel,” pungkasnya.

Terkait peluang Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi sebagai Calon Wakil Gubernur mendampingi IYL, Usman Lonta mengatakan bahwa hal tersebut menjadi perhatian segenap kader PAN. Namun kepastiannya, menunggu perkembangan komunikasi politik yang sementara ini dibangun, termasuk dengan sejumlah parpol lainnya. “Saat rapat koordinasi lalu, memang seluruh struktur partai, khususnya di DPD mendorong agar Pak Kahfi ikut maju mendampingi pak Ichsan,” terangnya.

Usman mengatakan sebagai Ketua PAN Sulsel tiga periode, Ashabul Kahfi layak bertarung di Pilgub. “Pengalaman politik pak Kahfi cukup, untuk bertarung di Pilgub,” ujarnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara terkait dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 yang diikuti 12 Kabupaten/kota di Sulsel, PAN mengaku siap untuk memprioritaskan kader internalnya untuk diusung di ajang kontestasi politik tersebut.

Wakil Ketua DPW PAN Sulsel Irfan AB mengatakan menghadapi Pilkada serentak 2018, pihaknya tengah melakukan pemataan daerah mana saja yang berpotensi mengusung kader internal. Hal itu dilakukan berdasarkan pertimbangan figuritas kader serta perolehan kursi di parlemen. “Yang jelas kita pasti akan mendorong seluruh kader PAN yang memiliki ektabilitas tinggi untuk menjadi kepala daerah,” katanya.

Irfan menyebutkan beberapa kader PAN yang bakal didorong untuk maju Pilkada 2018 mendatang seperti Syamsuddin Karlos di Jeneponto, Jamaluddin Jafar Jarre di Pinrang, Amran Mahmud di Wajo, Hadi Djamal di Bantaeng, Bukhari Kahar Mudzakkar di Luwu, dan Andi Iksan di Sidrap. “Semua kita siap usung menjadi kosong satu, kalau di Sidrap kemungkinan hanya kosong dua,” ucapnya.

Kendati demikian pihaknya saat ini belum melakukan finalisasi maupun deklarasi terkait potensi figur PAN di Pilkada. “Kemungkian Mei usungan PAN sudah ada,” terangnya. (E)


div>