SENIN , 22 OKTOBER 2018

Pangsa Jasa Keuangan Terhadap PDRB Masih Rendah

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 10 Februari 2016 12:50

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kantor Regional 6 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Maluku dan Papua (OJK Sulampua) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi (Pemprov) Selatan (Sulsel), melakukan pertemuan tahunan pelaku industri jasa keuangan di Ruang Pola Kanto Gubernur Sulsel, Rabu (10/2).

Kepala Regional 6 OJK Sulampua, Bambang Kiswono mengungkapkan, pertemuan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan melalui percepatan akses keuangan daerah.

Ia mengatakan, pencapaian kinerja industri jasa keuangan yang disertai dengan beberapa tantangan masih perlu dibenahi.

Jika membandingkan PDRB sektor jasa keuangan dengan total PDRB Sulsel, lanjutnya, pangsa PDRB sektor jasa keuangan masih cukup rendah terhadap total PDRB Sulsel, yakni hanya sebesar 3,4 persen.

“Pangsa tersebut masih lebih rendah dibandingkan secara nasional yang tercatat sebesar 4.03 persen,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, rasio kredit terhadap PDRB Sulsel sebesar 27,79 persen yang juga masih lebih rendah dibandingkan nasional sebesar 34.68 persen.

“Masih rendahnya pangsa sektor jasa keuangan terhadap pembentukan PDRB Sulsel menunjukkan kedalaman sektor keuangan di Sulsel masih rendah,” tuturnya.

Sementara untuk alokasi kredit, masih sangat dominan pada sektor perdagangan dan jasa 36.68 persen sektor rumah tangga 34,67 persen, serta sektor industri pengolahan 7.88 persen.


Tag
  • ojk
  •  
  • pdrb sulsel
  •  
    div>