JUMAT , 22 JUNI 2018

Panitia Rehab Mesjid Raya Watampone Dibubarkan

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 04 September 2012 10:12

RAKYAT SULSEL . BONE – Panitia rehabilitasi Mesjid Raya Watampone, dibubarkan pengurus Masjid tanpa alasan yang jelas. Ironisnya, pembubaran panitia digelar hanya melalui pengumuman di Masjid sebelum shalat Jumat.

Isu yang berkembang, pembubaran panitia rehabilitasi mesjid ini dilakukan, lantaran para jemaah terus mendesak pengurus untuk melaporkan seluruh pemasukan kas Masjid.

“Rehab Masjid untuk tahap satu telah selesai, namun untuk tahap dua rencananya akan dikerjakan usai Ramadhan, tapi panitia langsung dibubarkan dengan alasan rehab telah selesai padahal, pekerjaan belum mencapai 50 persen,” ungkap Sekertaris Panitia Rehab Masjid, Andi Hasanuddin, Senin (3/9) saat ditemui kemarin.

Hasanuddin menyebutkan, sejak pengurus Masjid Raya Watampone diketuai oleh Hamsah Djunaid, tidak pernah lagi ada pengumuman pemasukan Masjid sehingga mengundang banyak pertanyaan di kalangan jemaah.

Sebelumnya, Paniti rehabilitasi Masjid raya Watampone mengeluarkan surat protes pembatalan Surat Keputusan (SK) pembubaran rehabilitasi Masjid yang dibagikan kepada jemaah Masjid dan ditembuskan di DPRD Bone dan Polsek Watampone.

“Surat ini menolak pembubaran panitia. Panitia rehabilitasi Masjid dibentuk oleh pengurus atas desakan jamaah, yang kecewa karena mesjid tidak pernah direhab padahal kucuran dana bantuan maupun kas mesjid terus bertambah,” tambah Hasanuddin.

Ketua Pengurus Mesjid Raya Watampone, Hamzah Dhunaid yang berusaha ditemui Harian Rakyat Sulsel, sedang tidak berada ditempat kerjanya. Begitupun saat dihubungi melalui telepon genggam, ia juga langsung memutuskan panggilan setelah watawan coba mengkonfirmasi persoalan tersebut. (k19/dj/C)


Tag
div>