KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Pansus Sebut LKPJ Walikota Makassar Tidak Informatif

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 20 April 2016 21:10
Pansus Sebut LKPJ Walikota Makassar Tidak Informatif

Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Amar Busthanul. foto: rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Makassar, Iqbal Jalil, menyatakan, laporan yang disodorkan ke legislatif tidak informatif. Dengan kata lain, tidak menjelaskan rumusan indikator capaiannya.

Hal tersebut diungkapkan Iqbal Jalil setelah mengadakan study banding di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Rabu (20/4). Iqbal menuturkan, laporan tidak menjelaskan rumusan bagaimana Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memakainya.

“Pemkot memberikan laporan tidak informatif hanya kita melihat kita dapat mengkalkulasi realisasi bagi target di kali seratus persen, seperti itu. Dan saat ini itunya tidak ada. Ini tidak ada indikasinya atau acuannya sampai bisa mendapat hasilnya,” ungkap Iqbal.

Legislator PKS ini, menjelaskan, seharusnya Pemkot Makassar menjelaskan rumusannya sampai bisa mendapatkan hasil seperti itu agar Pansus dalam melihatnya tidak bingung.

“Untuk itu, jika pembahasan selanjutnya akan memberi tahukan kepada TAPD bahwa laporan tersebut harus lengkap seperti itu dengan menjelaskan cara hitung mereka,” katanya.

Ije, sapaan akrab Iqbal Jalil, mengatakan, meskipun perhitungan di Bandung dan di Makassar berbeda, tapi tetap di benarkan yang penting ada penjelasannya.

“Di Bandung memakai capaian 100 persen di untuk perhitungan lima tahun jadi jika di bagi lima, maka target 20 persen. Untuk Makassar baru LKPJ triwulan I sudah ada 400 persen. Itu tidak disalahkan, tapi harus ada penjelasnnya supaya tidak bingung,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Pansus LKPJ Walikota Makassar, Amar Basthanul, menuturkan, setelah study banding ini, tidak ada lagi masalah untuk ke depannya di LKPJ Walikota selanjutnya.

“Pada pembahasan selanjutnya, kita meminta TAPD agar penjelasan rumusan yang digunakannya harus dijelaskan, agar pansus tidak bingung,” tutupnya. (***)


div>