MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Panwas Minta KPU dan Disdukcapil Beri Perhatian Khusus Pemilih Non E-KTP

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 16 Maret 2018 17:45

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Maros meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil ) Maros untuk memberikan perhatian khusus kepada para pemilih non E-KTP.

Hal ini disampaikan oleh ketua Panwaslu Maros, Sufirman dalam kegiatan Uji Publik Hasil Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih, kemudian dipertegas kembali pada Rapat Pleno Rekapitulasi Data Pemilih dan Penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara) di Kantor KPUD Maros, Kamis (15/3).

“Para pemilih non E-KTP harus menjadi perhatian kita bersama, karena yang menjadi dasar untuk memilih nantinya bukan hanya C6 atau undangan memilih, tetapi juga para pemilih harus membawa serta E-KTP yang bersangkutan, kita mengantisipasi jangan sampai hak konstitusional warga negara Indonesia yang mempunyai wajib pilih tidak tersalurkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sufirman menyampaikan, jika jumlah pemilih potensial Non E-KTP berdasarkan hasil pengawasan Panwaslu dan data KPU lumayan banyak dan signifikan.

“Kalau berdasar kepada hasil pengawasan kami di Panwas, juga data yang dimiliki KPU, sebanyak 21.066 orang pemilih yang berpotensi Non E-KTP. Ini adalah jumlah yang signifikan.” Lanjutnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada KPU untuk memperhatikan pemilih yang menyandang disabilitas.

“Saya minta kepada KPU, agar memperhatikan wajib pilih yang menyandang disabilitas, khusus bagi mereka yang membutuhkan perlakuan khusus pada saat hari pemungutan suara berlangsung.” tutupnya. (*)


div>