SELASA , 23 JANUARI 2018

Panwascam Wajib Miliki Integritas dan Netralitas

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 08 September 2012 10:23
Panwascam Wajib Miliki Integritas dan Netralitas

LANTIK: Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo beri sambutan saat pelantikan panwascam.

LANTIK: Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo beri sambutan saat pelantikan panwascam.

RAKYAT SULSEL . GOWA – Setelah melalui seleksi ketat sebanyak 54 orang anggota Panwascam dari 18 kecamatan  se-Kabupaten Gowa dilantik. Pengambilan sumpah sebagai Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Gowa dilakukan Ketua Panwas Kabupaten Gowa, Tasrif berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Jumat (7/9).

Pelantikan ini disaksikan langsung oleh Bupati Gowa,H Ichsan Yasin Limpo, unsur muspida, Ketua DPRD Gowa,Ansar Usman, Wakil Ketua DPRD Gowa, Rahmansyah, Ketua KPU Gowa, Zainal Ruma dan Ketua Panwaslu Sulsel,Nur Setiawati Mappaselleng, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Ketua Panwaslu Sulsel, Nur Setiawati Mappaselleng menjelaskan, anggota panwascam nantinya akan bertugas mengawasi berbagai tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2013 mendatang di masing-masing kecamatan di Kabupaten Gowa. “Panwaslu bukanlah pekerjaan mudah, pekerjaan sambilan dan pekerjaan asal-asalan. Mereka yang telah terpilih sebagai Panwascam ini haruslah memiliki integritas dan netralitas yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam mengawal jalannya Pilgub mendatang,” jelas  Nur Setiawati.

Dia juga mengingatkan bahwa seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus berhati-hati sebab PNS yang turut berkampanye akan dikenakan sanksi kurungan penjara selama 6 bulan atau denda sebesar Rp 6 juta. Dia juga menyinggung kredibiltas DPRD Gowa yang hanya menunggu laporan yang sangat berbeda dengan anggota panwaslu yang senantiasa mencari pelanggaran untuk dilaporkan.

Menanggapi pernyataan Ketua Panwaslu Sulsel tersebut, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo menyindirnya dengan mengatakan ketua panwaslu bisa ngomong begitu karena belum pernah menjadi anggota dewan. Menurutnya, apa yang dituduhkan tersebut tidak benar mengingat anggota dewan dalam setahun reses sebanyak tiga kali. Terkait eksistensi PNS di pilkada menurutnya, tetap diberikan ruang di alam demokrasi namun, ada batasan dan aturan hukuim yang mesti patuhi. “PNS berhak untuk memilih dan tidak boleh dibatasi tetapi dalam memilih PNS tidak boleh memberikan statement atau pernyataan calon mana yang didukungnya,” jelas Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo.

Di akhir sambutannya, Bupati Gowa periode kedua berpesan, agar para Panwascam ini dalam menjalankan tugas dapat bertindak adil dan jujur serta saling berkoordinasi dengan berbagai pihak. “Saya berharap semuanya akan berjalan lancar, tidak ada apa-apa di Gowa,” ujarnya. (K1/C)


Tag
div>