KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Panwaslu – Bawaslu Diminta Awasi Tempat Ibadah

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

asharabdullah

Kamis , 17 Mei 2018 15:15
Panwaslu – Bawaslu Diminta Awasi Tempat Ibadah

Ketua KNPI Sulsel Imran Eka Saputra. ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Selama bulan suci Ramadhan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel, melakuan berbagai kegiatan guna mencegah palitik paslon kandidat di tempat ibadah.

Ketua KNPI Sulsel, Imran Eka mengatakan, selama ramadhan, pihaknya mengimbau atau seruan KNPI kepada paslon kandidat agar tak boleh kampanye di tempat ibadah.

Tentu kami berharap sarana ibadah tidak di kait-kaikan dengan hal hal yang berbau polotik, apalagi sudah segitu jelas itu di atur dalam UU,” ujarnya, Rabu (16/5/2018) kemarin.

Lanjut Imran, pihak KNPI juga meminta kepada pihak terkait termasuk Kementrian agama atau pun lembaga terkait supaya melarang pasangan calon untul berceramah di mimbar ramdhan untuk menghindri penggunaan tmpat ibadah untuk bersosialisasi.

“Kami juga minta pihak panwaslu atau bawaslu untuk menindaki apa bila ada calon yang tidak taat akan hal ini untuk menindaki sesuai aturan yang ada,” seruan Imran.

Dia menambahkan, kegitan KNPI selama ramadhan. Pihaknya akan membuat safari ramadhan diataranya buka puasa dn talks show pemuda sekaligus memper erat silaturahmi dgn senior senior KNPI dan mantan mantan pengurus KNPI Sulsel.

“Kami juga sementara merancang kegitan pasar murah KNPI Sulsel,” terangnya.

Secara terpisah, Ketua PPI Sulsel, Taqwa Bahar mengatakan, salah satu sosialisasi melalui pemasangan spanduk di berbagai titik di kota Makassar melolak politisasi tempat ibadah.

“PPI Sulsel sebar baligho maupun spanduk di beberapa titik di kota makassar. Adapun Bunyi dari baliho maupun spanduk tersebut (Mari Kita Jaga Kesucian Tempat Ibadah Dari Praktek Kampanye Pasangan Calon di Tengah dinamika Pilkada 2018),” ujarnya.

Pria yang akrab disapa TB itu, berharap bahwa ramadhan ini kita manfaatkan untuk ibadah dan masjid steril dari politisasi calon kepala daerah yang sementara berkomopetisi baik di Sulsel maupun di daerah.

Dijelaskan, adapun titik pemasangan telah baliho, Fly Over Makassar, Jl. Ap Pettarani, pertigaan Jl. Abdullah Daeng Sirua, Jl. Mallengkeri, perbatasan Makassar-Gowa, Jl. Veteran Utara samping Masjid Raya Makassar, Jl. Kumala lampu merah samping RS Labuang baji, Jl. Perintis kemerdekaan Tamalanrea, dan Depan Carefour sebelum MTos.

“Di Masjid ada sekitar dua puluh titik terpasang salah satu diantarnya Masjid Almarkas Alislami ,HM Asyik dan beberapa Masjid Raya di Makassar,” jelasnya. (*)


div>