JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Panwaslu Gelar Sidang Perdana Gugatan Pasangan BKM-WN

Reporter:

Editor:

MA

Sabtu , 17 Februari 2018 20:14
Panwaslu Gelar Sidang Perdana Gugatan Pasangan BKM-WN

FOTO/JEPI-RAKYATSULSEL

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Luwu menggelar sidang perdana musyawarah penyelesaian sengketa atas gugatan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Buhari Kahar Muzakkar- Wahyu Napeng (BKM-WN), Sabtu (17/2).

Sidang musyawarah dipimpin langsung oleh ketua Panwaslu Luwu Sam Abdi, SH, dan dihadiri dua komisioner panwaslu, serta pihak pemohon dan pihak terkait.

Dalam sidang perdana ini, pihak pemohon membacakan tuntutannya. Dalam tuntutan itu setidaknya, ada enam poin dalam pembacaan gugatan tersebut.

Pemohon melalui kuasa hukumnya, Abbas Johan dan partner membacakan bahwa pihaknya secara undang-undang sudah memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai pasangan calon. Dalam sengketa ini, Abbas menilai bahwa hanya KPU Luwu yang kurang profesional dalam bekerja. Untuk itu, pihaknya menuntut agar Panwaslu memutuskan seluruhnya gugatan mereka Abbas hadir didampingi tiga advokat.

Sebab, Partai Hanura dan Partai Amanat Nasional sudah secara resmi menyatakan mendukung paslon BKM WN.

Pihak KPU Luwu, yang dalam hal ini diwakili Suhaeb dan Istantia mengatakan bahwa akan menjawab tuntutan BKM-WN melalui tanggapan tertulis. “Kami menyampaikan penghargaan kepada pasangan BKM-WN beserta kuasa hukumnya karena memperlihatkan tata cara berdemokrasi dengan baik. Terkait jawaban, belum bisa kami sampaikan hari ini karena akan disampaikan secara tertulis pada sidang berikutnya,” tutur Suhaeb.

Sikap KPU itu, sebutnya, juga berdasarkan undangan yang disebarkan jajaran Panwaslu Luwu, yakni agenda pembacaan tuntutan. “Kami ikut pada aturan yang ada,” jelasnya.

Ketua Panwaslu Luwu, Sam Abdi yang mendengar tanggapan KPU tersebut menunda sidang. “Sesuai dengan permintaan KPU, maka sidang kita tunda hingga tanggal 19/218 mendatang. Dengan agenda pembacaan tanggapan KPU,” kata Sam diiyakan segenap pihak yang hadir.

Sam Abdi berharap agar semua pihak bisa menghargai waktu ke depan. “Karena batas waktu sengketa ini hanya 12 hari, makanya kami harapkan agar menyiapkan segala sesuatunya. Khususnya kedua belah pihak, yakni pemohon dan termohon. Sekali lagi, kami harapkan kembali kehadiran semua pihak dan tepat waktu pada sidang mendatang. Ingatki, sidang digelar pukul 09.00 Wita pagi. Tidak perlu lagi kami kirimkan undangan,” harapnya.

Ikur hadir dalam sidang tersebut kuasa hukum pasangan calon Pata-Emmy, Hisma Kahman didampingi dua advokat, Kesbangpol Luwu, Alim Bachri, dan mendapat penjagaan dari pihak jajaran Polres Luwu.


Tag
div>