SABTU , 21 JULI 2018

Panwaslu Luwu Tegaskan Isu Money Politic Emmy Tallesang Hoax

Reporter:

Jepi

Editor:

Lukman

Jumat , 15 Juni 2018 23:37
Panwaslu Luwu Tegaskan Isu Money Politic Emmy Tallesang Hoax

Panwaslu Kabupaten Luwu, saat menggelar jumpa pers terkait beredarnya isu pemeriksaan calon wakil bupati Luwu Emmy Tallesang, Jumat (15/6).

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Luwu, menggelar jumpa pers terkait beredarnya isu pemeriksaan calon wakil bupati Luwu Emmy Tallesang, Jumat (15/6).

Ketua Panwaslu Kabupaten Luwu, Sam Abdi di dampingi Kasat Reskrim AKP Faisal Syam secara tegas menyebut informasi yang tesebar di Medsos adalah HOAX.

“Informasinya jelas HOAX, kami sepakat bersama pihak kepolisian dalam hal ini sentra gakumdu membantah isu HOAX di medsos soal Emmy Tallesang (Calon wakil Bupati Luwu Nomor 2) yang dianggap menyudutkan salah satu pasangan calon yang akan menimbulkan polemik dan akan mengakibatkan kerawanan keamanan,” kata Sam Abdi.

Dia menjelaskan, persoalan ini disebabkan munculnya salah satu berita di medsos yang di share di grup pilkada Luwu bahwa Emmy Tallesang diperiksa dan sudah dijadikan tersangka oleh Panwas Luwu .

Sam Abdi mengaku tidak ada penetapan tersangka yang pihaknya lakukan. Yang benar baru sebatas klarifikasi dan masih memerlukan keterangan tambahan dari saksi lainnya.

“Masih butuh keterangan saksi lagi soal laporan dari tim paslon Nomor 1 atas dugaan pembagian sembako dari tim Emmy Tallesang, sekali lagi belum ada penetapan tersangka,” jelas Sam Abdi.

Sam menjelaskan soal laporan yang masuk dimana bukti yang ada hanya gula dan susu serta minuman dan hasil pemeriksaan Gakumdu hanya digunakan untuk buka puasa bagi tim relawaan dan srikandi paslon nomor dua di Walmas.

“Jadi hanya pembagian sembako dan bukan money politic seperti isu yang beredar di medsos,” ujarnya.

Dikatakannya soal isu yang berkembang adanya pembagian uang sejumlah Rp 50 ribu dari timses Paslon nomor dua sekali lagi tim Gakumdu Panwaslu Luwu menyatakan tidak terbukti alias HOAX.

“Info bagi-bagi uang dari Paslon nomor dua Emmy Tallesang tidak benar dan HOAX pula,” kata Sam Abdi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam membenarkan adaya laporan pihak Panwaslu ke Polres Luwu soal adanya ujaran kebencian dan berita HOAX yang di posting di salah satu gorup Pilkada Luwu oleh salah satu netizen. “Laporannya sudah masuk dan sementara kita proses sesuai aturan hukum,” kata Faisal Syam.

Pihak Panwaslu sendiri telah melaporkan Herman Aziz netizen yang telah menyebarkan berita HOAX di medsos group Pilakada Luwu. Laporan Panwaslu di layangkan pada Jumat (15/6/2018) sekira pukul 01.00 wita malam. (*)


div>