SABTU , 23 JUNI 2018

Panwaslu Pinrang Gelar Rakor Penanganan dan Penindakan Pelanggaran di Pilkada

Reporter:

Amran

Editor:

Lukman

Kamis , 01 Maret 2018 19:40
Panwaslu Pinrang Gelar Rakor Penanganan dan Penindakan Pelanggaran di Pilkada

Panwaslu Kabupaten Pinrang saat menggelar rapat koordinasi penanganan dan penindakan pelanggaran dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018, di M Hotel, 01-02 Maret 2018.

PINRANG, RAKYATSULSEL.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pinrang menggelar rapat koordinasi penanganan dan penindakan pelanggaran dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018, di M Hotel, 01-02 Maret 2018.

Dalam rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi, Ketua Paswaslu Pinrang, Ruslan, Panwas kecamatan serta staf panwas kecamatan se kabupaten Pinrang.

Laode Arumahi, nilai atau harga sebuah barang atau benda yang diberikan seorang kandidat Bupati atau Wakil Bupati, Gubernur atau Wakil Gubernur dalam melakukan sebuah kampanye, tidak boleh melebihi Rp 25 000.

“Sebagai contoh, baju untuk kampanye harganya tidak boleh lebih dari 25 ribu, begitu juga dengan barang lainnya,” ungkapnya.

Ditambahkan, Rapat koordinasi ini tidak lain adalah mengevaluasi sejauh mana Panwaslu dalam menangani masalah dan melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang muncul pada setiap tahapan yang telah dilalui.

“Kerja pengawasan salah satu diantaranya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelanggaran penindakan dan penanganan pelanggaran pada pilgub, dan Pilkada,” pungkas Laode. (*)


div>