MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Panwaslu Takalar Sosialisasikan Tolak Money Politic dan Sara

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Senin , 26 Februari 2018 20:20
Panwaslu Takalar Sosialisasikan Tolak Money Politic dan Sara

Ketua Panwaslu Kabupaten Takalar, Ibrahim Salim saat Sosialisasi Tolak Money Politik, Politisasi SARA serta Netralitas Aparatur Sipil Negeri (ASN).

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Panwaslu Kabupaten Takalar, Ibrahim Salim, memanfaatkan moment untuk Sosialisasi Tolak Money Politik, Politisasi SARA serta Netralitas Aparatur Sipil Negeri (ASN) di kegiatan Penyerahan Bantuan Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kecamatan Mangngarabombang dan Kecamatan Polongbangkeng Utara, Senin (26/2).

Ibrahim Salim mengatakan sosialisasi ini merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya money politik dan politisasi Sara serta diingatkan kepada ASN agar dapat menjunjung tinggi netralitas.

“Jika ada masyarakat yang terlibat dalam money politik, baik memberi, menerima, menjanjikan uang atau materi lainnya dengan tujuan menggunakan hak pilih dengan cara tertentu, maka dipidana penjara 36 bulan sampai 72 bulan, denda 200 juta, begitupala yang terlibat Politisasi Sara atau menjelek-jelekan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, maka dipidana penjara 3 bulan sampai 18 bulan dengan denda 600 ribu sampai 6 juta ini berdasarkan dengan pasal 187 ayat 2 juncto pasal 69 huruf a,b,c,d,e dan f,” kata Ibrahim.

Ibrahim juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak ada yang memberi, menerima uang dan materi lainnya.

“Jangan gara gara uang Rp.50 ribu kita bisa penjara dan didenda, jangan sampai kita menggadaikan diri dengan satu suara, karena suara tidak bisa dinilai dengan materi. Mari kita secara bersama untuk menjadi bagian dari Pengawas untuk mendukung pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan sesuai dengan harapan,” imbaunya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk dapat berkontribusi dalam hal mengawasi beberapa tahapan pemilihan Gubernur mendatang.

“Mari kita secara bersama sama untuk tolak dan melawan Money Politik dan Politisasi Sara. Masyarakat punya hak dan kewajiban untuk melaporkan ke kami, apa bila ada oknum yang terlibat dalam money politik dan Politisasi Sara,” jelasnya. (*)

 


div>