SELASA , 18 DESEMBER 2018

Parah, Sibuk Evakuasi Korban Gempa Tiga Pemuda Malah Mencuri

Reporter:

Iskanto

Editor:

Senin , 08 Oktober 2018 13:46
Parah, Sibuk Evakuasi Korban Gempa Tiga Pemuda Malah Mencuri

Pelaku pencurian saat diamankan Anggota TNI.

PALU, RAKYATSULSEL.COM – Ditengah kesibukan untuk pencarian para korban gempa dan tsunami di Kelurahan Balaroa, Palu Barat, Sulawesi Tengah, Anggota TNI dari Yonif Para Raider 432/WSJ yang tergabung dalam Satgas bencana alam Divif 3 Kostrad mengamankan 3 orang terduga pelaku pencurian, Senin (08/10).

Saat melakukan patroli di lokasi gempa tepatnya di jalan Kelor, anggota TNI menangkap 3 orang pelaku pencurian berikut diamankan barang bukti berupa alat elektronik, alat dapur dan guci.

Ketiga pelaku tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian beserta barang bukti untuk dilakukan proses selanjutnya.

Dansatgas bencana alam Divif 3/Kostrad Kolonel INF Josep Tanada Sidabutar dalam siaran persnya membenarkan bahwa telah diamankan 3 orang pelaku terduga pelaku pencurian tepatnya di Kelurahan Balaroa.

“Ketiga pelaku sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum selanjutnya,” kata Kol INF Josep.

Ia menyayangkan ditengah kondisi seperti ini masih ada pihak-pihak yang menggunakan kesempatan dengan melakukan pencurian.

Selain itu Dansatgas menegaskan kepada seluruh anggota Satgas Divif 3 Kostrad untuk melakukan interaksi yang baik dengan masyarakat, hormati adat istiadat dan budaya setempat, pelihara kekompakan antar sesama anggota TNI/Polri, dengan harapan dapat meringankan beban korban bencana alam, sehingga masyarakat secara tulus menerima kehadiran kita, untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Satuan ini diberi kepercayaan untuk bertugas guna membantu dan meringankan beban saudara-saudara yang sedang mengalami musibah pasca bencana alam gempa bumi dan Tsunami dengan tugas utamanya membantu evakuasi korban, penyaluaran dan pendistribusian bantuan serta pengamanan di Camp-camp pengungsian,” tutupnya. (*)


Tag
div>