JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Parepare Optimis Raih DTU

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 27 Maret 2017 17:27
Parepare Optimis Raih DTU

Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, saat Penandatanganan Komitmen Kerja tentang Pembentukan Daerah Tertib Ukur (DTU) Kota Parepare Tahun 2017 bersama 12 pihak yang terlibat, di Gedung Barugae Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Senin (27/03/2017).

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Perdagangan (Disdag), menggelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Kerja tentang Pembentukan Daerah Tertib Ukur (DTU) Kota Parepare Tahun 2017. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Barugae Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Senin (27/03/2017).

Kegiatan dihadiri perwakilan dari 12 pihak yang mendukung Parepare sebagai Daerah Tertib Ukur Tahun 2017 di antaranya, PDAM Tirta Parepare, PT. PLN Persero Area Parepare, PT. Pegadaian Cabang Parepare, PT. Pos dan Giro Parepare, PT. Pertamina (Persero) TBBM Parepare, Bulog Divre Parepare, Asosiasi Pedagang Beras Parepare, Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas Bumi Parepare, Minimarket Alfa Midi Parepare, Kerukunan Keluarga Penjual Pasar Lakessi, Labukkang dan Sumpang.

Kepala Bidang (Kabid) Metrologi dan Perlindungan Konsumen Disdag Parepare, Hasnawati, menjelaskan, perlindungan kepada konsumen khususnya dibidang metrologi legal, merupakan amanat Undang-undanng Nomor 2 Tahun 1981. Tujuannya, kata dia, untuk melindungi kepentingan umum melalui adanya jaminan dalam kebenaran pengukuran, serta adanya ketertiban dan kepastian hukum dalam pemakaian satuan ukuran, standar ukuran, metode pengukuran dan alat ukur, takar, timbang maupun perlengkapannya.

“Bahwa tujuan pelaksanaan metrologi legal akan terbangun suatu sistem perdagangan yang sehat, pelaku usaha yang berdaya saing tinggi, konsumen merasa puas dan terlindungi. Pada akhirnya, tercipta tertib ukur yang mencerminkan budaya jujur, pedagang yang sehat, dan konsumen yang cerdas,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Parepare, Amir Sabbi, mengatakan, pihaknya telah melaksanakan koordinasi dan pembentukan tim yang terdiri dari tim pendataan, tim sosialisasi dan bimbingan, tim pelayanan tera dan tera ulang, tim pengawasan, tim evaluasi baik dari pusat maupun daerah, dan tim penilaian dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), maupun Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Adapun tahapan pendataan, kata dia, terdiri dari pendataaan alat-alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) dan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT), yang saat ini berproses sampai dengan bulan April tahun 2017. Untuk tahapan sosialisasi, lanjut dia, berproses sampai dengan bulan Juni tahun 2017, yang dilaksanakan baik secara tetap muka maupun melalui media.

“Untuk tahapan pelayanan tera ulang, merupakan bagian penting untuk tercapainya Kota Parepare sebagai Daerah Tertib Ukur. Karena, semua alat UTTP yang secara langsung maupun tidak, digunakan atau disimpan dalam keadaan siap pakai untuk keperluan dalam menentukan hasil pengukuran, penakaran, atau penimbangan untuk kepentingan umum, usaha, menyerahkan atau menerima barang, menentukan pungutan atau upah, dan menentukan produk akhir dalam perusahaan, semua wajib ditera dan ditera ulang,” paparnya.

Adapun tanda tera, katanya, yang berlaku pada semua UTTP, harus bertanda Tera Sah yang berlaku. Kemudian, tambah dia, dilanjutkan Tahapan Pengawasan dan Evaluasi Pembentukan DTU, yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan September tahun 2017 oleh Tim Terpadu. “Tahapan akhir yaitu penilaian dan peresmian oleh tim pusat Daerah Tertib Ukur,” jelasnya.

Sedangkan, Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe, mengungkapkan, empat pasar di bawah kendali Pemkot, harus menerapkan tertib ukur yang baik, begitupun konten-konten yang lain. Apalagi, kata dia, usaha di Parepare berbanding lurus dengan peningkatan perekonomian. Kenyamanan berwirausaha, jelas Taufan, bisa terwujud dengan baik, jika semua ikut bekerjasama dalam menciptakan tertib ukur.

“Mudah-mudahan Parepare bisa terpilih sebagai DTU, dan kami optimis bisa memperoleh penghargaan tersebut karena Parepare masyarakatnya jujur. Yang jelas, ini sebuah prestasi yang harus kita syukuri bahwa Parepare telah dicanangkan sebagai DTU, dan itu hanya ada enam daerah di Indonesia, salah satunya Parepare,” pungkasnya. (Luki)


Tag
div>