SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Pariwisata Sulsel Perlu Dikembangkan Lagi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 14 September 2017 11:15
Pariwisata Sulsel Perlu Dikembangkan Lagi

Ilustrasi wisatawan.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pariwisata Sulsel memiliki sederet potensi yang mempunyai daya tari Wisatawan Mancanegara (Wisman). Hal itu terbukti dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS Sulsel) dalam membukukan peningkatan kunjungan di Sulsel tumbuh 35,94 persen periode Januari hingga Juli 2017.

Berdasarkan hasil analisa BPS Sulsel, wisman melakukan kunjungan pada bulan Juli sebanyak 2.049. Jika dibanding bulan Juni, tercatat sebesar 1.224, mengalami peningkatan 67,40 persen.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Andi Musaffar Syah, mengatakan, peningkatan kunjungan wisman di Sulsel tak lepas dari program-program yang digelar pemerintah kabupaten/kota. “Sulsel memang perlu memperbanyak even-even nasional untuk menarik wisman,” ujarnya, Rabu (13/9) kemarin.

Musaffar mengatakan, Sulsel sangat berpotensi untuk menarik wisman. Alasannya, Sulsel memiliki sederet destinasi di berbagai kabupaten/kota. Hanya saja, pariwisata kabupaten/kota masih perlu pengembangan destinasi dalam memajukan sektor pariwisata. “Berbagai destinas harus dikembangkan lagi, seperti Malino, Toraja, dan Selayar yang saat ini menjadi daya tarik wisman,” sebutnya.

Berbagai negara berdatangan melalui pintu Bandara International Sultan Hasanuddin. Sebut saja Malaysia, dalam kunjungannya pada bulan Juli 2017 sebanyak 808, lalu disusul Perancis 160, Belanda 123, Singapura 104, dan kemudian Jerman 96 kunjungan.

Sementara, Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulsel, Didi Leonardo Manaba, mengatakan, berbagai destinasi baru membuat daya tarik tersendiri bagi wisman. Menurutnya, meningkatnya ini berkat gencarnya Pemerintah pusat dalam melancarkan promosi even-even nasional.

“Selain promosi, kami juga senantiasa meyakinkan dispertifikasi paket wisata baru. Seperti Lolai yang saat ini menjadi viral di Media Sosial (Medsos). Kemudian, Burake, Rammang-rammang, dan resting (Bambapuang),” jelasnya.


div>