RABU , 17 JANUARI 2018

Parkir Online Jalan Ditempat

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 13 Januari 2018 12:30
Parkir Online Jalan Ditempat

PROGRAM SMART PARKING. Ratusan motor terparkir di kawasan Panakukang, belum lama ini. Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya akan berlakukan sistem perparkiran online, Oktober mendatang. Dok, RAKYATSULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Berbagai upaya menata parkiran telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar. Sejak Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan wakilnya, Syamsu Rizal menjabat, banyak program yang sudah dilakukan. Salah satunya penerapan sistem parkir daring atau online.

Hanya saja, sistem parkir online yang sejatinya untuk membenahi penataan parkir di Makassar ini, dampaknya belum banyak dirasakan masyarakat. Sistem parkir online ini dinilai tak ada perkembangan karena hanya sebatas penerapan tanpa adanya pengawasan berarti dari PD Parkir Makassar Raya.

Direktur Operasional (Dirops) PD Parkir, Syafrullah mengatakan, pihaknya masih memantau juru parkir yang bertugas di Wilayah Kecamatan Ujung Pandang. Namun, ia mengakui sistem ini belum ada perkembangan.

“Begitu-begitu saja (tidak ada progres), kita ini hanya tunggu perintah dari atas, karena saya di lapangan,” ucap Syafrullah, Kamis (11/1) kemarin.

Ia mengaku belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh terkait progres penerapan aplikasi parkir online yang telah dilaksanakan di Kecamatan Ujung Pandang. “Kita belum pindah ke Kecamatan Wajo,” ucap Syafrullah.

Terkait pendapatan PD Parkir sejak mulai diberlakukannya sistem daring ini, Bagian Pengelolaan PD Parkir Arfa sebelumnya mengatakan bahwa peningkatan pendapatan parkir di Ujung Pandang meningkat sekira 20 persen dari sebelum diberlakukannya parkir sistem daring.

“Datanya ada di keuangan tapi kalau naik ya pasti naik tapi tidak signifikan karena ada beberapa titik kita uji coba dilihat kurang karena tergantung masyarakatnya,” ucap Arfa.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menegaskan, ia tetap akan mengawasi semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tertutup memberikan informasi kepada media. Pasalnya aktivitas apapun yang dilakukan pemerintah harus sampai ke Masyarakat.

“Bagaimana kinerja kita ditau kalau tertutup? Pokoknya penilaian saya itu kalau ada SKPD yang masih tertutup memberikan informasi,” kata Danny.

Terkait maraknya parkir liar, Danny Pomanto, sapaan wali kota meminta kepada SKPD teknis dalam hal ini Dinas Perhubungan dan PD Parkir untuk konsisten mencari solusi.
“Tidak perlu penegasan, kita cuma perlu konsistensi yang harus dijaga oleh masing-masing pelaksana teknis,” tegas Danny.

Ia bahkan mengaku prihatin dengan kondisi parkir di Makassar, sebab masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya sadar akan aturan tertib berlalu lintas. “Kronis memang, sudah kita tindak tapi masih ada lagi, jadi harus ada konsistensi? kalau seperti ini tidak akan selesai,” ucap Danny. (*)


div>