KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Parpol Baru PeDe Hadapi Pileg 2019

Reporter:

Iskanto - Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Senin , 09 Juli 2018 11:00
Parpol Baru PeDe Hadapi Pileg 2019

Bendera Parpol. Ilustrasi Foto: Puji Hartono/dok.JPNN.com

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Empat partai politik (Parpol) baru siap menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Keempat parpol itu yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Garuda, dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Khusus di Sulsel, tantangan terberat keempat partai ini adalah pertarungan di Dapil DPR RI. Dimana sejumlah tokoh berpengaruh dan politisi senior Sulsel telah terdaftar sebagai caleg di partai lama. Meski demikian, empat parpol baru ini pede bisa bersaing dengan parpol lama pada pileg mendatang.

Ketua DPD Garuda Sulsel, Mohammad Ilham Abdullah menuturkan, saat ini pihaknya sementara merampungkan berkas calon legislatig setiap dapil. “Sekarang kami sudah tahap akhir dalam memilih caleg. Semua caleg yang kita prioritaskan akan kita undang untuk membuat strategi pemenang di setiap dapil,” ujarnya, Minggu (9/7/2018) kemarin.

Menurutnya, untuk kuota semua dapil baik provinsi dan kabupaten/kota sudah terpenuhi sesuai syarat yang berlaku.

Terkait strategi untuk bersaing dengan partai lainnya, Ilham mengatakan tetap melakukan pendekatan dengan rakyat melalui sosialisasi serta pendebakan persuasif.

“Strategi Partai Garuda tetap kerja-kerja silent. Turun ke rakyat tanpa perlu gembar gembor. Kalau perlu tidur bersama rakyat,” tuturnya.

“Sementara untuk target kursi, Partai Garuda akan penuhi 4 persen figur atau kader duduk di dalam parlemen senayan. Kalau total seluruh Indonesia, target 36 kursi di DPR RI,” pungkasnya.

Sekretaris DPW Perindo Sulsel, Hilal Syahrim yang dikonfirmasi mengatakan, sejak 5 bulan yang lalu Partai Perindo membuka pendaftaran online khusus untuk caleg semua tingkatan, dan hasilnya sangat menggembirakan dengan banyak peminat.

“Kalau khusus di Sulsel, di 3 dapil DPR RI, rata rata yang mendaftar memiliki jejaring sampai ke akar rumput, sehingga Insya Allah kami sangat yakin di 3 dapil akan meraih kursi minimal 1 setiap dapil,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, terkait strategi pemenangan, Partai Perindo telah membentuk TOP 9 (Target Operasi Pemenangan) disemua tingkatan. “Dimana TOP 9 konsentrasi pada pemenangan termasuk penyediaan saksi disemua TPS yang biayanya langsung DPP,” katanya.

“Dengan infrastruktur partai dan hadirnya saksi disemua TPS lebih meyakinkan kami bisa memaksimalkan perolehan suara dengan target masing-masing 1 kursi setiap dapil dan tingkatannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Sulsel Fadli Noor mengaku saat ini telah mempersiapkan seluruh kader-kader terbaiknya untuk ikut bertarung disetiap dapil. Bahkan saat ini persiapan 30 persen keterwakilan perempuan menurutnya telah selesai. “Insya Allah kita akan mendaftar tanggal 11 nanti,” katanya.

Walau sudah dinyatakan rampung, PSI menargetkan begitu besar kadernya bisa mejadi keterwakilan sebagai wakil rakyat disemua tingkatan. “Kalau DPRD provinsi kita targetkan minimal satu fraksi. DPR RI setiap dapil ada satu,” ucapnya.

Ia mengaku jika tidak ada tokoh tokoh-tokoh berpengaruh dan politisi senior Sulsel yang mendaftar Caleg di PSI. “Hingga saat ini belum ada yang mendaftar. Tapi kalau ada kami tetap terima,” ucapnya.

Dengan target yang begitu besar, dipastikan kader-kader PSI akan bekerja keras agar bisa memenuhi target. Apalagi tidak ada satupun politisi senior yang telah bergabung.

“Kami di PSI kebanyakan anak muda dan optimis karena dasarnya jelas dengan menyisir anak muda,” jelasnya. (*)


Tag
  • Pileg 2019
  •  
    div>