SELASA , 22 JANUARI 2019

Parpol Berburu Calon Pemilih

Reporter:

Iskanto

Editor:

Jumat , 07 Desember 2018 12:07
Parpol Berburu Calon Pemilih

Bendera partai politik. (Int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Partai Politik (Parpol) saat ini mulai mengukur kekuatan mereka, demi memperoleh suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif (Pileg), 17 April mendatang.

Seperti Partai Golkar, yang mewajibkan calon incumbent khusus di Makassar harus mendapatkan suara paling sedikit 5.000 suara. Sementara Incumbent DPRD Sulsel paling sedikit 20.000 suara.

Ketua Bappilu Golkar Sulsel, Kadir Halid menyebutkan, tak hanya calon incumbent saja, melainkan Calon Legislatif (Caleg) pendatang baru, harus memperoleh dukungan paling sedikit 2.000.

Untuk bisa mendapatkan suara yang telah ditentukan seluruh Caleg Golkar, mereka perlu memiliki data siapa yang akan memilih mereka,” ujarnya, Kamis (6/12).

Hal itu dilakukan, kata Kadir Halid, agar pada Pileg nanti Golkar bisa memprediksi total suara yang didapatkan. “Seperti saya di Makassar A, kecamatan Mariso sekian yang memilih saya. Dan kita sudah lakukan ini secara door to door,” pungkasnya.

Berbeda dengan Golkar, Ketua DPW PSI Sulsel, Fadli Noor menyampaikan, bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya perlu mengadakan sosialisasi, tanpa harus mendata calon pemilih.
“Masyarkat saat ini sudah cerdas, siapa yang akan dia pilih,” gamblangnya

Apalagi, Dia menganggap, proses pendataan itu, bisa memberatkan caleg mereka. “Validasi dan indikatornya tidak jelas,” katanya.

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Pejungan (PDIP), turut mewajibkan Caleg untuk mengetahui jumlah pemilih mereka.

“Iya wajib dan kami siapkan di setiap tingkatan. Artinya caleg-caleg melakukan pendampingan dan memikirkan pendekatan dalam sosialisasi berbasis TPS,” tandas Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudi Pieter Goni.

Meski begitu, Rudi Pieter Goni mengatakan, jika pihaknya tidak menargetkan jumlah suara yang mesti didapatkan Caleg-caleg di partainya.
“Kami berharap maksimal, Karena kompetisi ini terbuka,” tutupnya. (Fahrullah).


div>